Camat Pagedangan Tangerang Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Kesaktian Pancasila
TANGERANG — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali memperkuat nilai persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Camat Pagedangan Kabupaten Tangerang, H. Daniel Ramdani, mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Pagedangan menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila secara nyata di lingkungan masing-masing.
Menurut Daniel, keberagaman yang ada di tengah masyarakat perlu menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan sosial yang rukun dan harmonis. Karena itu, semangat persatuan harus terus dijaga melalui kepedulian dan kerja sama antarwarga.
“Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar H. Daniel Ramdani, Kamis (1/10/2026).
Ia juga mengajak unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga Pagedangan untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Daniel menilai, kebersamaan dan gotong royong merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan di Kecamatan Pagedangan.
Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi warga.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita dapat terus membangun Kecamatan Pagedangan agar semakin maju, nyaman, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.
Lebih lanjut, H. Daniel Ramdani menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
Hal tersebut dinilai penting agar semangat persatuan, toleransi, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap tumbuh di tengah perkembangan zaman.
Ia mengingatkan masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun hubungan sosial sekaligus menjaga keharmonisan di tengah perbedaan.
“Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan kita. Mari kita rawat persatuan, hormati perbedaan, dan terus bergandengan tangan membangun daerah serta bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.***


