Dinkes Kota Serang HPN

Jalan di Ciwedus Rusak Parah, Warga: Apa Nunggu Ada Korban Baru Diperbaiki?

DPRD Kota Serang HPN

CILEGON – Warga Link. Gedung Bulus, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon mengeluhkan kondisi jalan kota penghubung Jombang Kali- jalan Lingkar Selatan (JLS) yang kondisinya rusak dan tergenang air. Bahkan hal itu sudah bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki oleh Pemkot Cilegon.

Menurut tokoh pemuda setempat Martin Al-Qosim, beberapa kali warga sudah menyampaikan ke pihak kelurahan dan kecamatan terkait rusak parahnya jalan dan rencana perbaikan jalan.

“Jalan Gedung Bulus tepatnya RT 02/01 rusak parah cukup dalem anehnya tidak ada respon baik dari pemerintah maupun DPRD Cilegon walaupun sudah ada jatuh korban. Padahal warga sudah ke kelurahan dan kecamatan. Apa nunggu ada korban yang mati dulu baru dibangun?” ujarnya, kepada Fakta Banten, Selasa (20/1/2020).

Lebih lanjut, Martin menjelaskan terkait tidak adanya realisasi rencana pembangunan pelebaran dan peningkatan jalan tersebut. Padahal, warga pemilik lahan sudah diminta data surat-surat tanah oleh pihak Pemkot Cilegon.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

“Sejak tahun 2018 lalu katanya jalan ini mau dilebarkan, sudah diukur dan warga sudah dimintai fotokopi sertifikat tanah oleh pemerintah. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari lurah dan camat. Kalau emang mau ada relaisasi pembangunan jalan kan ada omongan soal ganti rugi, ini kan belum,” ungkapnya.

“Selama ini oleh PU hanya ditambal- tambal saja sama aspal, yang gak lama rusak, terus selama ini buat apa kita bayar pajak kendaraan, nunggak mah ditilang, jalan hancur mah diam,” imbuhnya.

Selain itu, warga Gedung Bulus mengancam akan menggelar aksi Lomba Menangkap Ikan di tengah jalan yang berlubang besar dan tergenang air hujan. Bahkan membentangkan spanduk bernada diskriminasi pembangunan dan menutup total akses jalan tersebut.

“Kita tunggu sampai pertengahan Bulan Februari, kalau belum juga ada realisasi kami warga akan gelar demonstrasi Lomba Menangkap Ikan di tengah jalan pada kobakan (genangan air:besar itu. Kita juga akan bentangkan spanduk bertuliskan; ‘ Selamat Datang di Kabupaten Serang’ ,” tegasnya.

“Kan miris Kota Cilegon dengan luas wilayah kecil APBD melimpah, di Cibeber sana sana sudah dibeton, ini jalan besar tapi belum juga diperhatikan. Jadi warga menganggap ini wilayah Kabupaten Serang,” tandasnya. (*/ilung)

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien