CILEGON – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kota Cilegon tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menitikberatkan pada pembangunan nonfisik yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat.
Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori, menegaskan bahwa sasaran nonfisik dalam program TMMD menjadi bagian penting untuk membentuk masyarakat yang maju, mandiri, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi.
Menurutnya, pembangunan nonfisik lebih mengarah pada penguatan karakter masyarakat, khususnya generasi muda, melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial.
“Pembangunan nonfisik itu lebih cenderung kepada pembangunan sumber daya manusia. Jika kesadaran masyarakat tinggi, maka suatu wilayah pasti akan maju,” ujar Imam Buchori, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, berbagai program nonfisik yang dijalankan meliputi wawasan kebangsaan, penyuluhan bahaya narkoba, edukasi keluarga berencana, hingga pembinaan kepada mahasiswa, pelajar, dan anak-anak sekolah agar memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
Selain itu, kegiatan sosial seperti operasi katarak, pengobatan gratis, pembagian sembako, hingga penanganan stunting juga menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD.
“Penurunan stunting juga menjadi perhatian kami. Kemarin pembagian sembako sudah disiapkan sebanyak 1.000 paket untuk masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi salah satu sasaran pemberdayaan dalam program tersebut, sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.
Dandim menambahkan, keberhasilan TMMD juga tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari industri, BUMN, hingga pihak swasta yang ikut terlibat dalam membantu masyarakat.
“Banyak industri yang turut manunggal dan melebur bersama kami. Ini menunjukkan bagaimana kolaborasi seluruh lapisan elemen hadir untuk masyarakat. BUMN juga menjadi simbol bahwa negara benar-benar hadir untuk warganya,” jelasnya.
Ia menyebut, keterlibatan pihak swasta yang selama ini terus digandeng menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Respon mereka sangat bagus, sangat mendukung. Kita memang membutuhkan kolaborasi seperti ini agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.***