Gelar Roadshow, Bunda Guru PGRI Cilegon Ajak Guru Lebih Dekat dengan Siswa

 

CILEGON- Bunda Guru PGRI Kota Cilegon, Alfi Rizki Aghnia Robinsar, melakukan roadshow sekaligus halal bihalal bersama guru-guru PGRI Purwakarta Kota Cilegon.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan mendekatkan diri dengan para tenaga pendidik. di Cafe Laras Purwakarta Kamis, (7/5/2026).

Alfi Rizki Aghnia Robinsar mengatakan, kehadiran Bunda Guru di Kota Cilegon baru dimulai tahun ini.

Karena itu, ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk lebih dekat dan merangkul seluruh guru di Kota Cilegon.

“Karena memang baru tahun ini ada Bunda Guru, jadi ini kesempatan saya untuk lebih dekat kepada guru-guru yang ada di Kota Cilegon,” katanya.

Menurutnya, Wali Kota Cilegon juga memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan guru serta dunia pendidikan di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini.

“Pak Wali juga punya keinginan untuk selalu merangkul dan mensejahterakan guru-guru di Kota Cilegon. Apalagi di kondisi efisiensi seperti ini, pendidikan dan kesehatan tetap jadi prioritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, roadshow Bunda Guru bertujuan memberi semangat kepada para guru agar terus memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak.

“Saya ingin bersilaturahmi dan mengenal lebih dekat guru-guru di Kota Cilegon, lebih merangkul dan memberi semangat mereka untuk mengajar dan memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak kita,” ucapnya.

Saat ini, roadshow Bunda Guru telah berlangsung di enam cabang PGRI dan akan dilanjutkan ke empat cabang lainnya.

“Masih ada empat lagi, jadi totalnya 10 cabang,” ungkapnya.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Alfi juga berpesan kepada guru agar lebih peduli dan dekat dengan siswa, terutama di tengah maraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.

“Tadi saya menekankan kepada guru-guru agar menjadi orang tua yang bisa merangkul dan mendidik lebih baik lagi kepada anak-anak kita,”imbuhnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan personal kepada siswa agar proses belajar lebih efektif.

“Anak-anak sekarang punya karakter yang berbeda-beda, jadi guru harus lebih mendekatkan personal dan merangkul supaya apa yang dipelajari bisa lebih diterima anak-anak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Purwakarta, Ihwan Arifana mengatakan, kegiatan halal bihalal dan roadshow Bunda Guru telah direncanakan sejak sebelum Ramadan dan akhirnya dapat terlaksana pada 7 Mei 2026.

“Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana dengan baik setelah musyawarah dengan pengurus dan koordinasi dengan K3S,” ujarnya.

Ihwan juga menanggapi pesan Kepala Dinas Pendidikan agar guru lebih kreatif dalam mengajar.

Menurutnya, keikhlasan menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan.

“Salah satunya guru harus mengajar dengan keikhlasan. Kalau guru ikhlas, anak murid juga akan lebih mudah menerima ilmu yang diberikan,”katanya.

Ia berharap kehadiran Bunda Guru dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan pemerintah daerah.

“Dengan adanya Bunda Guru, harapannya bisa memperkokoh silaturahmi antara pihak sekolah dengan pemerintahan secara langsung,” pungkasnya. (*/Ali)

Comments (0)
Add Comment