Genjot Kinerja Keuangan dan Perencanaan, Walikota Cilegon Rotasi 36 Pejabat Eselon III dan IV

CILEGON  – Walikota Cilegon, Robinsar, resmi melantik 36 pejabat administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) di Aula Setda Kota Cilegon pada Rabu (17/6/2026).

Langkah rotasi, mutasi, dan promosi ini diambil sebagai strategi penyegaran organisasi demi mendongkrak kinerja Pemerintah Kota Cilegon.

Robinsar menegaskan bahwa pergeseran posisi ini murni didasarkan pada kebutuhan organisasi, bukan sekadar formalitas pergantian kepemimpinan.

“Sesuai kebutuhan. Ini kan kita semuanya berdasarkan kebutuhan,” ujar Robinsar usai prosesi pelantikan.

Dalam gelombang mutasi kali ini, Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi sorotan utama.

Robinsar mengakui kedua instansi tersebut membutuhkan penyegaran taktis untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah (PR) besar.

Penyegaran di kedua instansi vital ini ditargetkan untuk membenahi beberapa sektor krusial:

Tata Kelola Keuangan: Mengakselerasi perbaikan sistem pelaporan dan efisiensi anggaran.

Manajemen Aset Daerah: Menertibkan dan mengoptimalkan aset-aset milik Pemkot Cilegon.

Akurasi Perencanaan: Memastikan program kerja di Bappeda berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

“Memang pengelolaan keuangan dan aset kan PR kita tuh. Nah, kita ingin ada perbaikan-perbaikan di situ, dan juga perencanaan-perencanaan di Bappeda agar lebih optimal,” jelasnya.

Menariknya, agenda awal mencatat ada 37 pejabat yang dijadwalkan bergeser. Namun, satu pejabat terpaksa menunda pelantikannya karena sedang berada di tanah suci.

“Harusnya 37 pejabat, tapi yang dilantik hari ini 36 orang. Tadi satu lagi masih menunaikan ibadah haji,” ungkap Robinsar.

Robinsar juga menepis anggapan miring bahwa pergantian walikota baru harus diikuti dengan “bersih-bersih” kabinet secara total.

Ia menjamin pejabat yang berkinerja baik dan patuh aturan akan tetap dipertahankan pada posisinya.

Di sisi lain, ia memberi sinyal bahwa evaluasi birokrasi tidak akan berhenti di sini. Mengingat jumlah pejabat eselon III di Cilegon cukup gemuk, penataan akan terus dilakukan secara bertahap dan selektif.

Pelantikan ini menjadi langkah awal taktis bagi Robinsar dalam menata birokrasi Cilegon agar menjadi lebih efektif, profesional, dan mampu menyokong program pembangunan daerah secara maksimal. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment