CILEGON – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan susunan kepengurusan baru Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Cilegon.
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan DPP PKB Nomor: 288/PKB-DPP/VI/2026. Langkah ini menjadi tonggak baru bagi PKB Cilegon untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi agenda politik ke depan.
Dalam SK tersebut, Isro Mi’raj dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Kota Cilegon. Ia akan didampingi oleh Ananda Pohan sebagai Sekretaris dan Ari Muhammad yang memegang posisi Bendahara.
Bendahara DPC PKB Kota Cilegon, Ari Muhammad, membenarkan bahwa susunan kepengurusan inti ini telah disahkan langsung oleh pusat.
“Hasil keputusan DPP PKB akhirnya memilih Ketua Isro Mi’raj, Sekretaris Ananda Pohan, dan Bendahara Ari Muhammad,” ujar Ari.
Menurut Ari, tahapan berikutnya setelah penetapan struktur inti adalah menyusun kepengurusan lengkap melalui mekanisme tim formatur.
Proses ini nantinya akan melibatkan berbagai unsur kader partai untuk menciptakan komposisi yang seimbang antara pengalaman dan regenerasi.
“Sisanya, tim formatur akan menggelar rapat untuk menyusun kepengurusan lengkap, yang mengombinasikan wajah-wajah lama dan baru,” lanjutnya.
Ari optimistis sinergi antara pengurus senior dan kader baru akan menjadi modal utama dalam memperluas basis dukungan masyarakat.
“Harapan saya, kepengurusan ini bisa membawa PKB Cilegon menjadi partai yang solid dan menang,” tegasnya.
Menatap kontestasi politik ke depan, DPC PKB Kota Cilegon langsung memasang target tinggi. Salah satu sasaran utamanya adalah mendongkrak perolehan kursi legislatif agar mampu menempatkan kader PKB di jajaran pimpinan DPRD Kota Cilegon.
“Target kita adalah mengamankan posisi di unsur pimpinan DPRD. Saya berharap kolaborasi antara pengurus lama dan baru bisa berjalan solid untuk mewujudkan hal itu,” kata Ari.
Bergabungnya Isro Mi’raj sebagai ketua dinilai membawa energi segar bagi partai. Rekam jejak Isro yang matang di dunia politik lokal diharapkan mampu memperluas pengaruh PKB di Kota Cilegon.
“Untuk membesarkan PKB di Cilegon, kita butuh sosok besar seperti Pak Isro. Kiprahnya di dunia politik sudah sangat panjang; beliau adalah mantan pimpinan DPRD dan sempat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Cilegon,” ungkap Ari.
Ari berharap jaringan luas yang dimiliki Isro Mi’raj dapat dipadukan dengan mesin partai yang sudah ada. Namun, di samping target besar tersebut, kepengurusan baru ini juga langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah (PR) organisasi yang mendesak.
“PR terdekat kami adalah menuntaskan penyusunan kepengurusan lengkap, serta memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan (PAC) dan kelurahan (Ranting),” pungkas Ari. (*/ARAS)