CILEGON – Proyek rekonstruksi jalan dan revitalisasi trotoar di jalan protokol Kota Cilegon bernilai Rp3,8 miliar menuai sorotan.
Warga Ketileng RW 01 mengaku tidak pernah mendapatkan sosialisasi terkait pengerjaan proyek yang berlokasi di lingkungan mereka.
Proyek yang menggunakan APBD Kota Cilegon Tahun Anggaran 2026 ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp3.810.469.649 dengan masa pengerjaan 120 hari kalender.
Berdasarkan papan informasi proyek, CV Alica Bahri Konstruksi bertindak sebagai pelaksana pekerjaan, sedangkan CV Three Zee Consultant bertugas sebagai konsultan pengawas.
Masyarakat mempertanyakan pelaksanaan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut yang berjalan tanpa komunikasi jelas kepada warga terdampak.
“Kami bukan menolak pembangunan. Namun, masyarakat harus diberi informasi dan dilibatkan, terutama karena pekerjaan ini berada di lingkungan kami,” ujar Burhanudin, warga Ketileng RW 01, Selasa (8/9/2026).
Burhanudin menegaskan, warga pada dasarnya mendukung pembangunan jalan dan trotoar tersebut selama prosesnya tidak mengabaikan kepentingan masyarakat.
Sosialisasi dinilai krusial karena pengerjaan proyek berpotensi mengganggu akses harian, aktivitas warga, hingga keselamatan pengguna jalan.
“Kami hanya meminta komunikasi. Jangan sampai proyek sudah berjalan, tetapi warga di lokasi justru tidak tahu kejelasannya seperti apa,” tuturnya.
Jika tuntutan transparansi dan kejelasan informasi tidak direspons, warga Ketileng menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, kontraktor pelaksana, serta konsultan pengawas dapat turun langsung menemui masyarakat untuk memberikan penjelasan secara menyeluruh.
“Kalau pembangunan memang untuk kepentingan masyarakat, tentu kami dukung. Namun, jangan sampai dalam pelaksanaannya masyarakat justru dirugikan,” pungkas Burhanudin.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPUPR Kota Cilegon belum memberikan tanggapan resmi terkait ketiadaan sosialisasi kepada warga Ketileng. (*/Ali)