Resmi Terpilih Ketua Dekopinda Cilegon, Lilis Komariah Dorong Digitalisasi dan Penguatan Koperasi

CILEGON — Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cilegon menyiapkan sejumlah program untuk mendorong kemajuan dan penguatan koperasi di Kota Cilegon, di antaranya melalui pelatihan serta pendampingan manajemen dan tata kelola koperasi yang sehat dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dekopinda Kota Cilegon terpilih, Lilis Komariah, seusai Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kota Cilegon yang digelar di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (29/8/2026).

Lilis mengatakan penguatan kapasitas pengurus koperasi menjadi salah satu langkah penting agar koperasi mampu berkembang secara profesional serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya.

Selain pelatihan dan pendampingan, Dekopinda Kota Cilegon juga akan mendorong digitalisasi dan modernisasi koperasi.

Upaya tersebut dilakukan dengan membangun basis data koperasi serta memanfaatkan teknologi dalam administrasi, pemasaran, hingga pengembangan usaha.

“Ini visi dan misi yang saya sampaikan. Pada dasarnya, ini adalah tanggung jawab kita semua yang akan bersama-sama bergabung sebagai anggota Dekopinda Kota Cilegon,” ujar Lilis.

Menurutnya, keberadaan koperasi yang sehat dan berkembang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian di Kota Cilegon.

“Ayo kita membangun bersama Kota Cilegon untuk lebih baik,” tuturnya.

Lilis menambahkan, Dekopinda juga akan berupaya memperluas akses usaha, pasar, dan pembiayaan bagi koperasi.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni membangun kolaborasi dengan sektor perbankan guna membantu koperasi memperoleh akses permodalan.

Terpilihnya Lilis Komariah sebagai Ketua Dekopinda Kota Cilegon menandai dimulainya kepengurusan baru untuk periode 2026-2030.

Musda tersebut dihadiri pengurus Dekopinwil Banten, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Cilegon, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, serta para pengurus koperasi se-Kota Cilegon.

Lilis mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan setelah terpilih adalah membentuk struktur kepengurusan Dekopinda Kota Cilegon.

“Yang pertama kami lakukan adalah membentuk struktur organisasi Dekopinda Cilegon. Hal ini sesuai dengan amanat dari Dekopinwil yang akan melakukan rakor dengan delapan kabupaten/kota Dekopinda se-Banten. Kami menargetkan sekitar satu minggu untuk membentuk kepengurusan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Banten Hasbi Sidik mengatakan Dekopinda memiliki tugas penting dalam melakukan pembinaan terhadap koperasi yang berada di wilayah Kota Cilegon.

Menurutnya, salah satu koperasi yang perlu mendapatkan perhatian dalam pembinaan adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang merupakan salah satu program pemerintah pusat.

“Semoga Dekopinda Kota Cilegon bisa membantu program pemerintah, baik itu kota maupun provinsi. Tugas pokok Dekopinda ini bagaimana membina koperasi-koperasi, salah satunya KDKMP yang merupakan program Presiden, agar bagaimana caranya membantu akses permodalan supaya ekonomi rakyat bisa terus bergerak,” ujarnya.

Hasbi berharap kepengurusan Dekopinda Kota Cilegon periode 2026-2030 dapat menjalankan fungsi pembinaan secara optimal dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, serta berbagai pihak lainnya.

“Dengan penguatan manajemen, digitalisasi, akses pasar, dan permodalan, koperasi di Kota Cilegon diharapkan semakin mandiri, profesional, serta mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment