CILEGON – PT ASDP Indonesia (Persero) mulai menerapkan sistem one gate sebagai upaya sterilisasi dan pengaturan arus kendaraan yang masuk ke area pelabuhan.
Kebijakan tersebut masih dalam tahap uji coba selama tiga hingga empat hari ke depan.
General Manager PT ASDP Cabang Merak, Umar Imran Batubara menjelaskan, penerapan one gate dilakukan dengan mengubah pola akses kendaraan dari dua pintu masuk menjadi satu pintu utama.
“Yaitu penerapan sterilisasi, kita melaksanakan sistem one gate, istilahnya pintu masuk seluruh kendaraan yang akan menyeberang itu melalui satu pintu, yang tadinya dua pintu,” ujar Umar Imran usai mengevaluasi kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Merak, Senin, (25/5/2026).
Kata Umar, kendaraan yang sebelumnya melintas melalui pos 2 reguler dan jalan alteri kini diarahkan masuk melalui pintu eksekutif menuju pos 2.
“Jadi kita mengalihkan sebenarnya yang tadinya kendaraan melewati jalan arteri, sekarang kita masukin semua ke dalam pelabuhan,” katanya.
Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat di sekitar depan pelabuhan.
“Mudah-mudahan dengan begitu aktivitas masyarakat di depan Pelabuhan Merak itu bisa lebih lancar lagi,” tambahnya.
Umar mengaku, penerapan sistem ini masih akan terus dievaluasi, terutama saat arus kendaraan ramai pada malam hari.
“Jadi ini kita akan melaksanakan sampai 3-4 hari ke depan untuk melihat efektivitas one gate ini dan kelancaran,” akunya.
Disisi lain, penerapan one gate juga bertujuan memperketat pengawasan dan sterilisasi area pelabuhan agar hanya pihak berkepentingan yang dapat masuk.
“Dengan one gate ini bisa terfokus ke satu pintu masuk, sehingga kondisi di dalam pelabuhan itu akan lebih lancar, nyaman dan aman,” jelasnya.
Meski demikian, pihak pelabuhan mengaku akan mengevaluasi kembali jika sistem tersebut justru memicu antrean kendaraan hingga keluar area pelabuhan.
“Kalau memang itu akan berdampak lebih macet, nanti kami akan evaluasi,” pungkasnya.***