SERANG – Amirudin Ma’ruf resmi menahkodai Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPW HIPKA) Provinsi Banten periode 2026–2031.
Kepemimpinan Amirudin ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II HIPKA Banten yang dirangkaikan dengan Forum Bisnis Daerah di Hotel Horison Serang.
Mengusung tema “Membangun Sinergi Pengusaha KAHMI untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kewirausahaan Banten”, kepengurusan baru ini menyiapkan lima agenda strategis untuk memperkuat organisasi, memperluas jejaring bisnis, meningkatkan kapasitas pengusaha, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta mempercepat digitalisasi usaha.
Amirudin menegaskan bahwa amanah memimpin HIPKA Banten merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja sama seluruh pengurus dan BPD kabupaten/kota.
“Ini adalah amanat yang besar dan juga berat bagi saya. Saya sendiri masih banyak belajar dalam berusaha. Akan tetapi, dengan kerja sama dan kolaborasi, insyaallah HIPKA Banten ke depan akan semakin maju dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Amirudin.
“Insyaallah setelah pelantikan, mudah-mudahan visi-visi ini bisa kita wujudkan bersama-sama. Mohon kiranya kebersamaan, konsolidasi, dan bantuan dari seluruh pengurus serta anggota HIPKA Banten dan BPD kabupaten/kota. Mari kita bergandengan tangan untuk membesarkan HIPKA Banten,” lanjutnya.
5 Agenda Strategis Kepemimpinan Amirudin
Konsolidasi Organisasi
Penguatan struktur BPW hingga tingkat BPD kabupaten/kota untuk menyelaraskan visi, program, dan kepentingan anggota agar gerakan kewirausahaan berjalan terarah dan terukur.
Kolaborasi Lintas Sektor
Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, perbankan, BUMD, dan pelaku industri untuk membuka peluang bisnis serta memperluas akses pasar.
Peningkatan Kapasitas Pengusaha
Penyelenggaraan pelatihan, seminar, pendampingan, dan pertukaran pengalaman guna meningkatkan profesionalisme serta tata kelola usaha anggota.
Pengembangan Ekonomi Umat
Pemberdayaan UMKM, penguatan koperasi, dan pengembangan kegiatan ekonomi berbasis syariah agar manfaat organisasi dapat dirasakan oleh wirausaha yang sedang merintis.
Digitalisasi Usaha
Pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pemasaran, dan mempertahankan daya saing produk.
Tantangan utama bagi Amirudin dan jajarannya adalah memastikan lima agenda strategis tersebut terwujud dalam program nyata yang terukur.
Keberhasilan kepengurusan akan tercermin dari terbentuknya kemitraan bisnis, terbukanya akses pasar, berkembangnya kapasitas pengusaha, serta meningkatnya keterlibatan UMKM dalam ekosistem usaha di Provinsi Banten.***