Mulai Dikerjakan, DPUPR Banten Targetkan Pembangunan Flyover Kota Serang Rampung Akhir Tahun 2026

SERANG – Pembangunan proyek jalan layang atau flyover di Trondol, Kota Serang resmi memasuki tahapan pengerjaan fisik.

Pihak pelaksana kini mulai melakukan mobilisasi alat berat ke lokasi proyek setelah menyelesaikan tahapan Pre-Construction Meeting (PCM).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa proyek konstruksi yang menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Provinsi Banten akan segera dimulai.

“Tanggal 13 Mei ya kita mulai pengerjaan,” katanya melalui sambungan telepon seluler, Selasa (12/5/2026).

Proyek ini, kata dia, menelan anggaran sekitar Rp20 miliar. Pemprov Banten menargetkan proyek dapat selesai sepenuhnya pada Desember tahun ini.

“Saat ini sudah tahap mobilisasi alat, dan tanggal 13 kita sudah mulai masuk ke pemasangan fondasi,” ujarnya.

Guna menjaga kualitas bangunan, proses pengerjaan bakal langsung diawasi secara berlapis, mulai dari konsultan pengawas, internal Dinas PUPR, hingga pelibatan masyarakat.

“Dari pihak PUPR juga turun. Bahkan kita minta masyarakat ikut mengontrol agar hasilnya sesuai harapan,” tuturnya.

Kemudian terkait dampak pembangunan terhadap kelancaran lalu lintas, pihak penyelenggara memastikan telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk skema pengalihan arus di lapangan.

Sosialisasi kepada pengguna jalan pun, kata dia, telah mulai dilakukan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di area proyek.

Sebelumnya, Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, pembangunan Frontage Flyover Unyur merupakan langkah percepatan penanganan kemacetan yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta api dan arus lalu lintas di jalur Kaligandu–Unyur.

Andra menjelaskan, bahwa proyek frontage tersebut telah direncanakan sejak lama, namun sempat tertunda karena persoalan anggaran yang ada.

Flyover yang dirancang sebagai jalur alternatif ini, nantinya memisahkan arus kendaraan dari lintasan kereta sehingga lalu lintas dapat berlangsung lebih lancar dan aman.***

Comments (0)
Add Comment