Peringati Hari Lingkungan Hidup, Rangers For Clean & Noesantara Waste Solution Inisiasi Program Perempuan Masa Kini

 

SERANG-Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rangers For Clean (RFC) dan Noesantara Waste Solution (NWS) menginisiasi program Perempuan Masa Kini.

Program ini merupakan sebuah gerakan yang menggabungkan kampanye gaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan perempuan melalui kegiatan fun run dan plogging di kawasan KP3B, Kota Serang, Minggu (7/6/2026).

Sebanyak 263 peserta perempuan dari berbagai latar belakang profesi, komunitas, dan generasi turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Mengenakan pakaian bernuansa putih dan merah muda serta membawa tumbler pribadi, para peserta menunjukkan komitmen terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah dalam kegiatan publik.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat peran perempuan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Doni Phasa, Managing Program RFC sekaligus Inisiator Program Perempuan Masa Kini, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih karena perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial dan lingkungan.

Ia mengatakan, Perempuan Masa Kini sengaja dihadirkan sebagai ruang aman dan ruang nyaman bagi perempuan untuk bergerak bersama.

Selain masih adanya isu ketimpangan gender dan meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan, pihaknya juga melihat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang menjadi salah satu penyumbang terbesar timbulan sampah di Indonesia.

“Di sisi lain, perempuan juga merupakan rumah pertama bagi lahirnya generasi masa depan. Karena itu, kami ingin menghadirkan sosok perempuan masa kini yang tidak hanya berdaya, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan mampu menanamkan nilai keberlanjutan kepada generasi berikutnya,” ujar Doni.

Sebagai bentuk implementasi nyata terhadap tema yang diusung, seluruh rangkaian kegiatan menerapkan konsep Event Waste Management (EWM) yang dikembangkan oleh RFC dan NWS.

Melalui pendekatan ini, pengelolaan sampah kegiatan dilakukan secara terstruktur, bertanggung jawab, dan berorientasi pada prinsip Zero Waste to Landfill, sehingga sampah yang dihasilkan tidak berakhir begitu saja di tempat pembuangan akhir.

Dalam waktu kurang lebih satu jam kegiatan, peserta berhasil mengumpulkan 183,45 kilogram sampah yang terdiri dari 112,3 kilogram sampah anorganik, 54,7 kilogram sampah organik, 15,25 kilogram sampah residu, serta 1,2 kilogram puntung rokok yang ditemukan tersebar di sejumlah titik kawasan publik.

Ribkhi Aganta, Ketua Pelaksana Program Perempuan Masa Kini sekaligus Co-Founder RFC dan NWS, menyampaikan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk menghadirkan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak cukup hanya melalui seremoni atau kampanye di media sosial. Perubahan harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, kata dia, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya menjaga lingkungan.

Pihaknya berharap praktik baik seperti ini dapat menjadi budaya baru yang mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.

Selain memberikan dampak lingkungan, kegiatan ini juga turut mendorong perputaran ekonomi lokal. Tercatat sekitar 30 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai Rp5 juta selama pelaksanaan acara berlangsung.

Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya Maxim Serang dan Wardah Banten sebagai sponsor utama yang turut mendukung terselenggaranya gerakan positif bagi perempuan dan lingkungan.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh sponsor, mitra kolaborasi, komunitas, relawan, peserta, serta Pemerintah Provinsi Banten, BAPPEDA Provinsi Banten, dan SDGs Untirta yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program.

Melalui Program Perempuan Masa Kini, RFC dan NWS berharap dapat terus menghadirkan ruang kolaborasi yang mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang sehat, berdaya, peduli lingkungan, serta menjadi penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.***

Comments (0)
Add Comment