SERANG – Ada yang menarik dalam pengukuhan Pengurus Provinsi Karang Taruna Banten masa bakti 2026-2031 yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (20/8/2026).
Jika biasanya ucapan selamat dari kepala daerah, walikota, maupun wakil walikota disampaikan melalui karangan bunga, kali ini ucapan tersebut hadir dalam bentuk beragam jenis pohon.
Sejumlah pohon berjejer di depan Pendopo Gubernur Banten sebagai bentuk apresiasi dan ucapan selamat atas pengukuhan kepengurusan baru Karang Taruna Provinsi Banten.
Uniknya, keberadaan pohon-pohon tersebut tidak hanya menjadi simbol ucapan selamat, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk mendukung gerakan lingkungan yang diinisiasi Karang Taruna Banten melalui program Taruna Asri.
Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak terhadap kepengurusan Karang Taruna Banten.
“Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi terhadap pengukuhan Pengurus Provinsi Karang Taruna Banten yang dikonversi dalam bentuk pohon,” ujar Yudi.
Menurutnya, pohon-pohon tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung gerakan Taruna Asri, khususnya dalam kegiatan penghijauan dan penanaman pohon di lahan-lahan kritis yang ada di wilayah Banten.
“Pohon ini akan kami gunakan dalam gerakan Taruna Asri berupa menanam pohon di lahan kritis di Banten. Kami juga sudah siapkan pohon untuk tambahan,” katanya.
Yudi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda awal dari gerakan Taruna Asri yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Ini agenda pertama dalam gerakan kami yang rencananya dilakukan secara terus-menerus dan menjadi salah satu agenda strategis kami dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.
Ia berharap, gerakan Taruna Asri dapat menjadi langkah nyata Karang Taruna dalam mengajak generasi muda terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di Banten.
Penggunaan pohon sebagai pengganti karangan bunga dalam momentum pengukuhan tersebut pun menjadi pesan tersendiri bahwa setiap bentuk apresiasi dapat dikonversi menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.***