Cuaca Panas Terik Bakal Menaungi Armuzna, Berikut 3 Jurus Mendinginkan Tubuh Instan untuk Jemaah Haji

MAKKAH – Suhu udara di Padang Arafah saat siang hari ini Senin (25/65/2026) di angka 43°C, namun diprediksi bisa menembus 50°C saat wukuf yang berlangsung Selasa (26/5/2026) besok atau 9 Dzulhijjah 1447 H.

Apabila jemaah berdiam di bawah terik, risiko kelelahan panas sampai heatstroke bisa terjadi.

Dokter PPIH Daker Bandara, dr. Muhammad Fathi Banna Al Faruqi, mengatakan jemaah harus tahu cara mendinginkan tubuh secara mandiri sebelum terlambat.

“Jemaah perlu mengetahui upaya mandiri mendinginkan tubuh agar tidak terkena kelelahan panas atau sengatan panas,” ujarnya.

Nah berikut 3 trik sederhana yang bisa langsung dipraktikkan oleh jemaah agar bisa dingin instan di tenda Arafah:

1. Kompres Titik Panas Cepat Dingin

Jangan cuma tempel handuk basah di dahi. Fokus ke area pembuluh darah besar yang dekat kulit seperti leher belakang atau samping, ketiak, dan lipatan paha.

“Dengan mendinginkan area tersebut, darah akan cepat dingin dan mengalirkan rasa sejuk ke seluruh tubuh,” kata dr. Fathi.

2. Mainkan Semprot dan Kipas Ala AC Darurat

Siapkan botol semprot kecil berisi air di tas. Semprot tipis ke wajah, lengan, dan leher, lalu kipas manual atau pakai kipas portable.

“Efektif membuang panas tubuh secara instan, seperti mekanisme pengeluaran keringat,” ungkapnya.

3. Ganti Baju Jadi Pendingin Alami

Setelah tahallul, ganti pakaian ihram dengan baju berbahan katun tipis, longgar, dan warna cerah.

Hindari yang ketat, gelap, atau berlapis karena memerangkap panas di dalam baju.

Lebih jauh, dokter menjelaskan apabila muncul kram otot, pusing berputar, mual, jantung berdebar cepat, atau keringat tiba-tiba berhenti padahal kulit panas kering, segera cari petugas kesehatan.

Hal seperti itu merupakan tanda heatstroke, tanda sudah masuk fase darurat.

“Upaya mengkondisikan suhu tubuh tetap stabil selama Armuzna sangat diperlukan untuk mencegah kerusakan organ akibat sengatan panas ekstrem,” tegas dr. Fathi.

Ia juga mengingatkan pentingnya peduli sesama jemaah. Apabila melihat teman tampak lemas atau pusing, langsung bantu dan laporkan ke petugas.

Fase Armuzna hanya beberapa hari, tapi cukup untuk membuat atau menghancurkan ibadah haji. Maka perlu dingin terlebih dahulu, baru khusyuk. (*/Red/MCH-2026) 

ArmuznaCuaca panasHaji 1447 HijriyahHaji 2026Ibadah HajiJemaah haji IndonesiaPadang ArafahPuncak haji
Comments (0)
Add Comment