Duh, Sudah Tiga Bulan Guru Honorer di Lebak Belum Terima Tunjangan Kinerja

LEBAK – Tunjangan kinerja (Tukin) guru honorer atau non ASN Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lebak belum dibayarkan selama tiga bulan, terhitung sejak Januari hingga Maret 2021.

Salah seorang guru honorer di SMP Negeri Wanasalam, Kabupaten Lebak mengaku, dirinya sudah tiga bulan belum menerima tunjangan kinerja sebagai guru honor.

“Iya sudah tiga bulan kita belum nerima honor,” kata dia yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi wartawan, Selasa (30/3/2021).

Terpisah, Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) Kabupaten Lebak, Erot Rohman mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam hal ini Dinas Pendidikan jangan sampai melakukan tindakan yang berbau penindasan terhadap guru yang berstatus non ASN. Sebab, kata dia, disisi lain mereka dituntut untuk menuntaskan kewajibannya dengan profesional seperti melakukan pembelajaran daring dan lain-lain.

“Tapi disisi lain Pemda meremehkan dengan haknya, kita bicara kemanusiaan saja dulu. Kasian mereka juga punya keluarga yang juga harus dihidupi,” ujar Erot.

Ia menyebutkan, tunjangan tersebut terhitung sejak Januari dan sampai hari ini mereka (guru) belum menerima Tukin, padahal sama-sama tahu nilai pembayaran Tukin untuk honorer di Kabupaten Lebak sangat jauh dari kata layak.

“Tapi kenapa dalam hal ini Pemda Lebak seolah mengabaikan pembayaran. Sudah nilainya kecil, lambat lagi,” cetusnya.

Lebih lanjut, Erot menjelaskan, jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, bahwa guru berhak mendapatkan penghasilan di atas kebutuhan minimum.

“Berbicara hak, artinya hak itu harus diberikan bilamana kewajibannya sudah dituntaskan,” jelasnya.

Kendati demikian, DPC Ormas Badak Banten Perjuangan Kabupaten Lebak mendesak Pemkab Lebak untuk segera membayarkan tunjangan kinerja seluruh guru honorer baik tingkat SD maupun SMP yang belum dibayarkan hingga saat ini.

“Kajian ini berdasarkan hasil advokasi di sejumlah sekolah di Kabupaten Lebak, dimana kita mendapatkan banyak aduan dan keluhan dari sejumlah guru yang berstatus honorer atau non PNS,” tegasnya.

Hingga berita ini dipublish, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak. (*/M.Arifin)

LebakTukin
Comments (0)
Add Comment