Jeritan Emak-emak di Cibadak Lebak, Uang Rp70 Ribu Kini Hanya Jadi Angka, Belanja Dapur Tak Lagi Cukup

LEBAK– Daya beli masyarakat, khususnya ibu rumah tangga di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan seiring meningkatnya pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sejumlah warga mengeluhkan uang belanja sebesar Rp70 ribu yang dulu masih cukup untuk membeli berbagai bahan dapur, kini terasa hanya “sekadar angka” karena cepat habis saat berbelanja.

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah ibu rumah tangga yang mengaku harus lebih cermat mengatur pengeluaran.

Menurut mereka, harga sejumlah komoditas pangan membuat anggaran belanja harian semakin terbatas sehingga tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi sekaligus.

“Kalau dulu membawa uang Rp70 ribu ke pasar masih bisa membeli beberapa kebutuhan dapur. Sekarang uang itu terasa hanya numpang lewat, belum semua kebutuhan sudah habis,” ungkap salah seorang warga, Martini.

Kondisi tersebut mendorong banyak keluarga mengubah pola belanja. Sebagian memilih mengurangi jumlah pembelian, mencari alternatif bahan makanan dengan harga lebih terjangkau, hingga menyusun ulang prioritas kebutuhan agar pengeluaran tetap sesuai kemampuan.

Masyarakat berharap harga kebutuhan pokok dapat terus stabil sehingga beban ekonomi rumah tangga tidak semakin berat.

Mereka juga berharap daya beli masyarakat dapat kembali membaik agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi tanpa harus mengurangi kualitas konsumsi keluarga.

Keluhan para ibu rumah tangga di Cibadak ini menjadi gambaran bahwa perubahan harga kebutuhan pokok sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Nilai uang yang sebelumnya dianggap memadai kini dirasakan semakin terbatas, sehingga pengelolaan keuangan keluarga harus dilakukan dengan lebih hemat dan selektif. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment