Fase Akhir Haji 2026: Jemaah Gelombang Kedua Mulai Dipulangkan Lewat Madinah

MADINAH – Aktivitas jemaah haji di sejumlah hotel di Madinah mulai meningkat pada Senin (15/6/2026) pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Jemaah haji Indonesia gelombang kedua dilaporkan mulai bertolak dari penginapan menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.

Proses pemulangan ini merupakan bagian dari fase akhir operasional ibadah haji musim 2026.

Kelompok terbang (kloter) pertama pada gelombang ini dijadwalkan terbang menuju Tanah Air pada Selasa (16/6/2026) dini hari pukul 00.20 WAS.

Secara keseluruhan, pemulangan jemaah gelombang kedua dari Madinah akan berlangsung pada 16–30 Juni 2026, dengan kedatangan terakhir di Indonesia dijadwalkan pada 1 Juli 2026.

Sebelum dipulangkan, jemaah gelombang kedua ini telah menetap di Madinah selama kurang lebih 9 hari.

Sementara itu, pemulangan gelombang pertama melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, telah selesai dilaksanakan pada 1–15 Juni 2026.

Proses keberangkatan menuju bandara berjalan cukup lancar. Jemaah bisa langsung naik ke bus tanpa perlu repot membawa koper besar, karena bagasi mereka sudah diproses dan diangkut dua hari sebelumnya.

Sementara untuk koper kabin yang berukuran lebih kecil, petugas haji dengan sigap membantu mengangkutnya ke dalam bus yang terparkir tepat di depan hotel.

Uniknya, di sela-sela keberangkatan, terlihat beberapa jemaah membawa buah tangan yang mencolok.

Salah satunya adalah Sarida (60), jemaah asal Indramayu, yang membawa tiga boneka unta ukuran jumbo yang diikat dan dikalungkan di badannya.

“Boneka ini untuk oleh-oleh cucu di rumah,” ujar Sarida sembari tersenyum.

Suasana haru menyelimuti pelepasan jemaah. Banyak di antaranya mengaku merasakan campuran antara rasa sedih karena harus meninggalkan Kota Nabi, sekaligus bahagia karena akan segera bertemu keluarga.

“Hari ini kami menjalankan salat dan ibadah untuk terakhir kalinya di sini. Sedih rasanya, waktu beribadah di Masjid Nabawi terasa cepat sekali berlalu,” ungkap Ahmad Faisal (49), jemaah haji kloter KJT 21 asal Indramayu.

Meski sedih, Faisal tidak bisa menyembunyikan rasa rindunya pada kampung halaman.

“Senang juga karena sudah sangat kangen dengan keluarga dan saudara di rumah,” tambahnya.

Sebelum meninggalkan Madinah, Faisal bersama rombongannya menyempatkan diri untuk berziarah dan berpamitan di Makam Baqi.

“Semoga kami bersama keluarga bisa segera dipanggil kembali menjadi tamu Allah di Tanah Suci,” harapnya.

Terkait pelayanan selama fase haji, Faisal menyampaikan apresiasinya kepada para petugas.

Menurutnya, selama 40 hari menjalankan ibadah haji, pelayanan yang diberikan sangat memuaskan.

“Makanannya enak, rasanya cocok seperti masakan di Indonesia. Petugas juga sangat responsif. Misalnya saat kami sedang jalan ke hotel, petugas langsung sigap membantu menunjukkan arah dan mendampingi,” pungkasnya. (*/Red/MCH-2026)

Comments (0)
Add Comment