MADINAH — Tim Media Center Haji (MCH) 2026 Daerah Kerja Madinah mendapat kesempatan mengunjungi pusat percetakan Al-Quran terbesar di dunia.
Kompleks percetakan ini memiliki nama, King Fahd Glorious Quran Printing Complex.
Kunjungan tersebut memperlihatkan secara langsung proses pencetakan mushaf Al-Quran yang dilakukan dengan teknologi modern dan pengawasan ketat demi menjaga kemurnian ayat suci.
Kompleks percetakan yang berada di Madinah itu diketahui didukung sekitar 1.100 tenaga profesional dan memproduksi hingga 18 juta eksemplar Al-Quran setiap tahunnya.
Mushaf yang dicetak tersedia dalam berbagai ukuran dan model, kemudian didistribusikan tidak hanya di Arab Saudi, tetapi juga ke berbagai negara di dunia untuk memenuhi kebutuhan umat Islam.
Dalam pemaparannya, pengelola menjelaskan setiap proses produksi dilakukan secara teliti melalui tahapan pemeriksaan berlapis.
Teknologi mesin cetak canggih dipadukan dengan pengecekan manual oleh para hafiz Al-Quran.
Sistem ini untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan teks-teks ayat suci.
Kunjungan tersebut juga memberikan kesan mendalam bagi para jemaah haji yang hadir.
Salah seorang jemaah asal Riau, Erlina, mengaku terharu dapat melihat langsung proses pencetakan kitab suci umat Islam itu.
“Kekaguman saya luar biasa. Melihat langsung tempat ini membuat saya semakin menyadari bahwa Al-Quran bukan sekadar buku, melainkan kitab suci sekaligus mukjizat terbesar Rasulullah yang terus terjaga keasliannya melalui tempat-tempat seperti ini,” ujar Erlina.
Selain menjadi pusat percetakan, kompleks tersebut juga menampilkan berbagai koleksi mushaf bersejarah dan terjemahan Al-Quran dalam puluhan bahasa di dunia.
Keberadaan fasilitas itu dinilai menjadi simbol pelayanan Kerajaan Arab Saudi dalam menyebarluaskan syiar Islam ke berbagai penjuru dunia.
Bagi jemaah haji Indonesia, kunjungan ke pusat percetakan Al-Quran di Madinah menjadi pengalaman spiritual tersendiri.
Mereka tidak hanya menjalankan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai proses penyebaran kalam Allah yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan penghormatan tinggi. (*/Red/MCH-2026)