MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang jemaah haji asal Indonesia bernama Firdaus yang dilaporkan hilang di Kota Makkah, Arab Saudi.
Upaya pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah tim khusus, termasuk penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsa, Rabu (20/5/2026) mengatakan pihaknya saat ini masih mengumpulkan berbagai informasi guna menelusuri keberadaan jemaah tersebut.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menganalisis rekaman CCTV serta meminta keterangan dari sesama jemaah yang kemungkinan mengetahui keberadaan Firdaus.
“Saat ini langkah yang telah dan sedang terus kami lakukan mulai dari kumpulkan rekaman CCTV maupun informasi dari jemaah lain yang mungkin melihat keberadaan beliau,” kata Ichsan, Rabu (20/5/2026).
Firdaus diketahui merupakan jemaah haji asal Indonesia yang tergabung dalam Kloter JKG 27, rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol.
Hingga kini, proses pencarian masih terus berlangsung di sejumlah wilayah di Kota Makkah.
“Salah satu jemaah haji Indonesia, jemaah kita yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian di Makkah Arab Saudi,” katanya.
Berdasarkan laporan yang diterima Kemenhaj, Firdaus terakhir kali terlihat meninggalkan hotel tempatnya menginap pada 15 Mei 2026.
Sementara laporan resmi mengenai hilangnya jemaah tersebut diterima melalui aplikasi Kawal Haji sehari setelahnya, tepatnya pada 16 Mei 2026.
Saat keluar dari hotel, Firdaus disebut tidak membawa identitas diri. Ia diketahui mengenakan pakaian putih dan memakai sarung.
“Adapun ciri-ciri jemaah yang saat ini masih dilakukan pencarian dengan pakaian terakhir kaus putih dan sarung,” kata Ichsan.
Dari hasil penelusuran sementara, rekaman CCTV hotel menunjukkan Firdaus keluar sekitar pukul sembilan pagi waktu setempat.
Saat itu kondisi hotel relatif sepi karena sebagian besar jemaah tengah bersiap menunaikan salat Jum’at.
Untuk mempercepat proses pencarian, Kemenhaj membentuk dua tim khusus yang diterjunkan ke berbagai lokasi di Makkah. Tim pertama bertugas menyisir sejumlah hotel dan area sekitar Masjidil Haram.
Sementara tim kedua melakukan pencarian dengan menyusuri jalan-jalan di sekitar Kota Makkah.
Selain itu, tim Perlindungan Jemaah (Linjam) dari Madinah juga ikut diterjunkan membantu pencarian.
“Pencarian dilakukan ke rumah sakit-rumah sakit yang ada di Makkah dan yang ada di luar kota Makkah,” kata Ichsan.
Tidak hanya itu, koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan aparat kepolisian Arab Saudi guna memperluas jangkauan pencarian terhadap Firdaus.
Kemenhaj juga memberikan pendampingan kepada istri Firdaus yang saat ini masih berada di Makkah.
Diketahui, Firdaus berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri.
Di tengah proses pencarian tersebut, Ichsan mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia di Makkah agar segera melapor kepada petugas apabila mengetahui informasi terkait keberadaan Firdaus.
Selain itu, ia juga mengingatkan para jemaah untuk tetap bersama rombongan dan tidak bepergian seorang diri ketika keluar dari hotel demi menjaga keselamatan selama berada di Tanah Suci.
“Mari kita jaga satu sama lain,” pungkas Ichsan. (*/Red/MCH-2026)