Demo Pengurus KDMP Pandeglang, Tuntut Transparansi Anggaran Pelatihan Rp14,98 Juta per Desa

PANDEGLANG – Pengurus Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kabupaten Pandeglang menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin (04/05/2026) di depan Hotel Mutiara Carita, lokasi pelaksanaan pelatihan KDMP.

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan pengurus KDMP terhadap pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan oleh PT Garuda Solusi Kreatif.

Forum KDMP menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan serta realisasi program KDMP di Kabupaten Pandeglang.

“Kami selaku penerima manfaat menuntut hak dan kejelasan atas kewajiban kami sebagai pengurus KDMP. Kondisi di lapangan dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan dan tidak sesuai dengan harapan kami,” ujar Koordinator Lapangan, Entis Sumantri.

Ia menegaskan, Forum KDMP tetap mendukung program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden RI, selama dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menurutnya, program tersebut tidak boleh menjadi proyek yang hanya menguntungkan pihak tertentu.

“Aksi ini adalah bentuk protes agar pemerintah profesional dalam mengelola anggaran, apalagi ini merupakan program dari Presiden. Kami menuntut penghentian sementara kegiatan sebelum PT Garuda Solusi Kreatif selaku event organizer (EO) memberikan klarifikasi terbuka kepada pengurus KDMP dan publik serta melakukan evaluasi transparansi anggaran pelatihan yang mencapai Rp14.980.000 per desa/kelurahan,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pandeglang, Cecep Muhidin, membenarkan adanya alokasi anggaran desa untuk tiga pengurus KDMP dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, anggaran itu tidak disalurkan melalui Dinas Koperasi maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, melainkan melalui pihak ketiga.

“Kurang lebih nilainya sekitar Rp14 juta lebih. Kepala pihak ketiga saya kurang tahu, apakah perusahaan berbentuk PT atau tidak, yang pasti namanya Garuda,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pandeglang, Muslim Taufik, belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diturunkan. (*/Agus)

 

 

Comments (0)
Add Comment