Korsleting Listrik Hanguskan 4 Rumah Warga di Labuan Pandeglang

PANDEGLANG – Kebakaran hebat melanda Kampung Makui, Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Diduga kuat, peristiwa yang menghanguskan empat bangunan rumah ini dipicu oleh korsleting listrik.

Menurut pantauan di lokasi kejadian, sejumlah warga langsung bahu-membahu memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya guna mencegah kobaran api kian meluas.

Salah satu pemilik rumah, Santi, mengaku sedang tidak berada di tempat saat kebakaran terjadi. Ia baru mengetahui musibah tersebut setelah dikabari oleh kerabatnya.

“Saya tahu dari orang lain kalau ada kebakaran. Begitu saya tiba, rumah sudah habis terbakar dan rata dengan tanah. Kartu keluarga, ijazah, hingga pakaian, semuanya tidak ada yang tersisa,” ujar Santi dengan nada sedih, Kamis (18/6/2026).

Sementara itu, Perangkat Desa Kalanganyar, Medi, mengonfirmasi bahwa kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Akibat korsleting listrik, empat bangunan rumah warga hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta lebih,” jelas Medi.

Medi merinci, empat rumah yang hangus terbakar adalah milik Masrif, Hendi, Udi/Ute, dan Edi. Selain itu, ada empat rumah warga lainnya yang ikut terdampak jilatan api, yaitu milik Iip, Surtani, Nurhadi, and Asti.

“Jadi total keseluruhan ada delapan rumah. Empat bangunan hangus rata dengan tanah, dan empat rumah lainnya terdampak oleh kobaran api,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Ketua RW Kampung Makui, Ade, mengaku belum mengetahui secara pasti titik awal munculnya api.

Saat warga menyadari kebakaran, api sudah telanjur membesar disertai kepulan asap pekat.

“Secara tiba-tiba api sudah terlihat membesar. Kami bersama warga sekitar langsung bergegas berusaha memadamkan api dengan air dan peralatan seadanya,” pungkas Ade.***

Comments (0)
Add Comment