PANDEGLANG — Ribuan santri bersama masyarakat Kabupaten Pandeglang memadati Alun-alun Pandeglang untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-12 pada Kamis (22/10/2026).
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan alun-alun. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, jajaran Forkopimda Pandeglang, pimpinan pondok pesantren, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Pandeglang.
Sebagai daerah yang dijuluki Kota Sejuta Santri dan Seribu Ulama, Pandeglang dinilai memiliki tanggung jawab sejarah besar agar peringatan Hari Santri tidak sekadar menjadi acara seremonial semata.
Ketua Pelaksana HSN Pandeglang, Muamar, S.Ag., M.H., menegaskan pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, santri memiliki keunggulan intelektual dan spiritual yang kuat untuk membawa kemajuan bagi negeri.
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A., yang bertindak sebagai Pembina Upacara menyampaikan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan dan ulama pendahulu.
“Hari Santri ini merupakan momen penting untuk mengenang para pendahulu. Kita harus meneruskan perjuangan dan pengabdian untuk bangsa Indonesia. Santri memiliki tanggung jawab menguatkan negeri dengan semangat spiritual dan akhlak mulia,” ujar Raden Dewi Setiani dalam amanatnya.
Ia menambahkan, di era modern ini santri dituntut tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) agar mampu menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan bangsa, berinovasi, serta terus berkarya.
“Pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan karakter bangsa. Hari Santri bukan hanya milik santri, melainkan milik kita seluruh masyarakat Indonesia. Hubbul wathan minal iman, mencintai tanah air adalah sebagian dari iman,” tegasnya.
Wakil Gubernur Banten, Dr. Ahmad Dimyati Natakusumah, S.H., M.H., M.Si., turut hadir dan memberikan sambutan. Ia mengapresiasi antusiasme serta ketertiban para santri Pandeglang yang hadir.
“Santri adalah calon pemimpin agama dan pemimpin bangsa yang amanah, siddiq, tablig, dan fathanah. Melihat santri-santri di Pandeglang rasanya begitu adem dan sejuk. Pandeglang telah banyak melahirkan tokoh-tokoh besar di republik ini,” puji Wagub Banten.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan peringatan HSN di Pandeglang, Wakil Gubernur Banten menyerahkan bantuan kegiatan sebesar Rp10 juta.
Rangkaian upacara peringatan Hari Santri Nasional ke-12 di Pandeglang ini berlangsung lancar, penuh khidmat, diwarnai semangat kebangsaan, dan ditutup dengan doa bersama. ***