Debu Aktivitas Tambang dan Stockpel Batu Bara Hantui Kesehatan Warga Pulo Ampel Serang

 

SERANG — Warga Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, kembali dihadapkan pada ancaman serius.

Selain debu yang ditimbulkan lalu lalang truk bertonase besar di sepanjang ruas jalan Pulo Ampel, aktivitas pertambangan di kawasan perbukitan serta stockpile batu bara di sekitar jetty perusahaan diduga terus menyebarkan debu yang mengganggu kualitas udara dan mengancam kesehatan masyarakat.

Meski lokasi tambang dan penumpukan batu bara berada tidak tepat di tengah permukiman, warga mengaku debu yang terbawa embusan angin kerap mencapai rumah-rumah mereka.

Kondisi tersebut disebut terjadi hampir setiap hari, terutama saat cuaca panas dan angin bertiup kencang.

Pantauan di kawasan Pangkalan nelayan Pulau Kali, Kecamatan Pulo Ampel, memperlihatkan perbukitan yang mulai gundul akibat aktivitas pengerukan.

Dari lokasi itu tampak kepulan debu tanah berwarna kecokelatan terus membumbung ke udara, diiringi suara bising alat berat yang bekerja tanpa henti.

Tak jauh dari lokasi tambang, stockpile batu bara di salah satu jetty perusahaan juga memunculkan persoalan serupa.

Kabut debu berwarna kehitaman terlihat beterbangan di sekitar area penumpukan batu bara, sementara lalu lalang truk pengangkut dan alat berat diduga memperparah sebaran debu ke lingkungan sekitar.

Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap aktivitas pertambangan maupun operasional stockpile batu bara tersebut.

Mereka meminta langkah tegas agar perusahaan menerapkan pengendalian debu secara maksimal sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.***

Comments (0)
Add Comment