SERANG — Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori memastikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, masih terus berjalan.
Ia menegaskan, pembangunan koperasi tersebut hingga kini belum mencapai 100 persen dan masih dalam tahap penyempurnaan, termasuk penguatan bagian kanopi serta talang air.
Pernyataan itu disampaikan Imam sekaligus menanggapi beredarnya video yang memperlihatkan kondisi bangunan KDMP Desa Cikedung setelah diterpa hujan deras disertai angin kencang.
Imam mengatakan, proses pembangunan saat kejadian masih berlangsung. Tim di lapangan tengah melakukan sejumlah penguatan pada bagian bangunan yang dianggap perlu disempurnakan.
“Saat ini pembangunan koperasi masih dalam proses dan belum selesai 100 persen. Ketika kejadian, kami bersama tim sedang melakukan penguatan, termasuk talang air dan kanopi karena memang bagian tersebut merupakan tahap terakhir yang kami sempurnakan agar aman dan lancar,” kata Imam, Jum’at (21/8/2026).
Menurutnya, saat proses penguatan berlangsung, hujan deras disertai angin kencang melanda lokasi. Kondisi tersebut membuat para pekerja harus menghentikan aktivitas dan menyelamatkan diri.
“Saat melakukan penguatan terjadi hujan besar disertai angin. Dengan situasi demikian, pekerja berlindung untuk mengamankan diri. Debit air yang tidak terbendung kemudian mengenai bagian atas bangunan sehingga menyebabkan kanopi jatuh,” ujarnya.
Meski sempat mengalami kejadian tersebut, Imam memastikan pembangunan KDMP Desa Cikedung tetap dilanjutkan hingga seluruh pekerjaan selesai.
Ia menyebut pembangunan koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat, khususnya karena Desa Cikedung memiliki potensi pertanian yang cukup besar.
“Saya bersama Kepala Desa Cikedung melihat bahwa desa ini merupakan desa tertinggal. Dengan adanya pembangunan Koperasi Merah Putih, diharapkan Desa Cikedung bisa berkembang dan perekonomian masyarakat dapat semakin pulih,” katanya.
Imam juga mengakui proses pembangunan menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju lokasi dan kondisi medan yang cukup berat.
Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan upaya untuk menyelesaikan pembangunan dengan hasil terbaik bagi masyarakat.
“Saat ini Koperasi Cikedung masih dalam proses. Dengan terbatasnya akses dan sulitnya medan yang kita tempuh, tetapi kita tetap memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Sebab, desa ini merupakan salah satu lumbung pertanian di Kecamatan Mancak dan Kabupaten Serang,” tuturnya.
Ia menegaskan, penguatan dan penyempurnaan dilakukan agar bangunan koperasi dapat digunakan secara aman dan optimal setelah pembangunan rampung.
“Kami yakinkan apabila sudah 100 persen, semuanya akan berjalan baik dan kuat sehingga tidak ada kendala ke depan,” pungkas Imam.
Sementara itu, Kepala Desa Cikedung Herman mengatakan keberadaan KDMP diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya dalam menampung hasil pertanian warga.
Menurutnya, Desa Cikedung merupakan wilayah yang mayoritas masyarakatnya bergerak di sektor pertanian. Karena itu, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampung hasil produksi sekaligus membantu menjaga kestabilan harga komoditas pertanian.
“Desa Cikedung merupakan desa pertanian. Dengan adanya koperasi, mudah-mudahan hasil pertanian bisa ditampung di koperasi dan harganya bisa lebih stabil,” kata Herman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0623/Cilegon yang turut mendukung pembangunan KDMP di Desa Cikedung.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Kodim Cilegon. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan koperasi Desa Cikedung bisa menunjang infrastruktur jalan yang akan datang. Desa yang semula tertinggal bisa menjadi desa berkembang, maju, dan mandiri,” pungkasnya.***