Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal di Tanah Suci, Satu Wafat Saat Puncak Ibadah di Arafah

SERANG – Dua jemaah haji asal Kabupaten Serang dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi pada musim haji 2026.

Kedua jemaah tersebut berasal dari Kloter 6 dan Kloter 14. Mereka telah dimakamkan di Tanah Suci sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Serang, Abdul Hakim, mengatakan dua jemaah yang wafat tersebut adalah Sukri (61), warga Kecamatan Carenang yang tergabung dalam Kloter 6, serta Muhyiddin (62), warga Kecamatan Cikeusal yang tergabung dalam Kloter 14.

Menurut Abdul Hakim, Sukri meninggal dunia saat berada di Arafah ketika memasuki fase puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

“Almarhum meninggal setelah berwudhu dan hendak melaksanakan Salat Zuhur. Berdasarkan keterangan Tim Kesehatan Haji Indonesia, penyebab wafatnya karena komplikasi penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes,” kata Abdul Hakim kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, jenazah Sukri dimakamkan di Arab Saudi dan seluruh rangkaian ibadah hajinya telah dibadalkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, jemaah lainnya yang meninggal dunia adalah Muhyiddin, warga Kecamatan Cikeusal yang tergabung dalam Kloter 14.

Muhyiddin dilaporkan wafat akibat penyakit jantung saat berada di Tanah Suci.

“Jenazah almarhum juga telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai prosedur yang berlaku bagi jemaah haji yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Di sisi lain, jemaah haji Kabupaten Serang yang tergabung dalam Kloter 6 telah tiba kembali di Kabupaten Serang pada Senin (8/6/2026).

Kedatangan para jemaah disambut keluarga yang menunggu di Pendopo Bupati Serang setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dari total 392 jemaah yang berangkat bersama Kloter 6, sebanyak 389 orang kembali ke Kabupaten Serang.

Jumlah tersebut berkurang karena satu jemaah meninggal dunia di Arab Saudi dan dua orang lainnya masih menjalani perawatan.***

Comments (0)
Add Comment