IMM Serang Gelar Aksi Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Zakiyah-Najib, Soroti Pendidikan hingga Pengangguran

SERANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Serang menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah dan Muhammad Najib Hamas, di depan Pendopo Bupati Serang, Jumat (5/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa membakar ban bekas sebagai simbol semangat perjuangan menyampaikan aspirasi masyarakat.

Aksi sempat diwarnai dorong-mendorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Ketua PC IMM Serang, Ahmad Zaenudin, menilai masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan selama satu tahun pemerintahan berjalan.

Menurutnya, sektor pendidikan masih menghadapi berbagai masalah, termasuk dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh sejumlah sekolah dasar negeri kepada siswa untuk kegiatan kenaikan kelas.

“Masih ditemukan praktik pungli di sekolah. Pendidikan seharusnya menjadi hak masyarakat yang dapat diakses secara gratis tanpa adanya beban tambahan bagi siswa maupun orang tua,” ujarnya dalam orasi.

Selain itu, Ahmad juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Kabupaten Serang meskipun daerah tersebut memiliki banyak kawasan industri.

“Keberadaan industri yang begitu banyak belum mampu menekan angka pengangguran secara signifikan. Tenaga kerja lokal harus mendapatkan prioritas dalam penyerapan tenaga kerja,” tegasnya.

IMM Serang juga menilai persoalan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah Kabupaten Serang saat musim hujan belum mendapatkan solusi yang optimal dari pemerintah daerah.

Dalam aksi tersebut, PC IMM Serang menyampaikan delapan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Serang sebagai bentuk aspirasi masyarakat.

Delapan Tuntutan PC IMM Serang

1. Menjamin pendidikan yang benar-benar gratis, meningkatkan kesejahteraan guru honorer, menghapus segala bentuk pungutan liar di sekolah, serta menuntaskan persoalan fasilitas pendidikan dan angka putus sekolah.

2. Menekan angka pengangguran melalui perluasan lapangan kerja, peningkatan pelatihan kerja, dan memastikan industri di Kabupaten Serang memprioritaskan tenaga kerja lokal.

3. Mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

4. Menyelesaikan persoalan banjir tahunan, memberantas tambang ilegal, serta membangun sistem pengelolaan sampah dan lingkungan yang berkelanjutan.

4. Meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan, mempercepat penanganan stunting, serta memastikan akses kesehatan yang layak bagi seluruh masyarakat.

6. Memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, serta menindak tegas pelaku kekerasan seksual.

7. Menyelesaikan polemik 10 aset daerah yang hingga kini belum diserahkan kepada Kota Serang demi kepastian hukum dan optimalisasi pelayanan publik.

8. Menghadirkan kebijakan yang mampu menurunkan angka kemiskinan secara nyata melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan kesempatan ekonomi, dan pembangunan yang berkeadilan.

Melalui aksi tersebut, IMM Serang berharap Pemerintah Kabupaten Serang dapat menjadikan berbagai persoalan yang disampaikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.***

Comments (0)
Add Comment