Meski begitu, Paman korban mengaku belum mengetahui pasti motif pelaku melakukan pembacokan terhadap keponakannya. Namun disampaikan, jika pihak keluarga sangat terpukul atas kejadian yang menimpa korban. Terlebih korban meninggalkan satu anak yang masih berusia 4 tahun.
“Sedih sih pasti, dia orangnya meski serabutan gak pernah ngambil-ngambil yang gak bener. Dia kerjanya apa aja, yang penting halal. Anaknya masih kecil, masih 4 tahun. Kasihan,” ungkapnya.
Ahmad Setiadi (26) yang merupakan juru parkir di Pasar Induk Rau, Kota Serang harus meregang nyawa usai mengalami pembacokan pada Minggu (20/3/2021) malam di Pasar Induk Rau. Selain dirinya, turut terluka Juli (26) seorang pedagang saat mencoba membantu korban.
“Korbannya dua, AS (26) juru parkir dan JL (26) pedagang. Korban JL mengalami luka robek di bagian tangan sebelah kanan, sementara AS ini mengalami luka parah di bagian pipi sebelah kiri dan luka robek di bagian tangan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Mochamad Nandar melalui telepon selulernya, Minggu (21/3/2021).
Saat ini, polisi tengah melakukan perburuan terhadap dua orang yang diduga menjadi pelaku pembacokan tersebut yang identitasnya sudah diketahui.
“Anggota kami sudah mengantongi dua nama yang diduga pelaku pembacokan, dan saat ini sedang dalam pengejaran petugas,” tandasnya. (*/YS)