SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh sembako dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan kali ini dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Anyer, Rabu (5/8/2026), dan disambut antusias oleh warga.
Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari yang dijual di bawah harga pasar.
Beragam bahan pokok tersedia, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, cabai, tomat, hingga aneka sayuran segar.
Kepala Bidang Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, mengatakan Operasi Pasar Murah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi.
“Operasi pasar murah ini merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Melalui kegiatan ini masyarakat bisa memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sehingga daya beli tetap terpelihara,” ujar Titi.
Menurutnya, pelaksanaan Operasi Pasar Murah dilakukan secara bertahap di berbagai kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Setelah sebelumnya digelar di enam kecamatan, pada Agustus kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Anyer dan selanjutnya akan menyasar Kecamatan Pulau Ampel sebelum berlanjut ke wilayah lainnya pada September hingga Oktober.
“Kami menjadwalkan kegiatan ini secara bergilir. Selain itu, koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha terus dilakukan agar pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga tetap terkendali,” jelasnya.
Titi menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah menghadapi potensi kenaikan harga pangan selama musim kemarau.
“Melalui operasi pasar murah, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di tengah potensi kenaikan harga akibat musim kemarau,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Supiyanto, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Serang melalui Diskoumperindag dalam menghadirkan Operasi Pasar Murah bagi masyarakat.
Menurutnya, meski selisih harga dengan pasar umum tidak terlalu besar, manfaatnya sangat dirasakan warga, terutama bagi keluarga yang harus memenuhi kebutuhan pokok setiap hari.
“Perbedaan harga mungkin hanya sekitar seribu hingga dua ribu rupiah, tetapi bagi masyarakat tentu sangat membantu untuk mengurangi pengeluaran,” ujarnya.
Ia juga menilai tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa program tersebut memang dibutuhkan. Bahkan sebelum kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, warga sudah memenuhi lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Supiyanto memastikan DPRD Kabupaten Serang akan terus mendukung berbagai program pengendalian inflasi yang dijalankan pemerintah daerah.
Ia berharap Operasi Pasar Murah dapat menjangkau lebih banyak kecamatan serta melibatkan lebih banyak distributor agar pilihan komoditas yang dijual semakin beragam.
“Semakin banyak komoditas yang tersedia, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat. Kami mendukung penuh program-program yang berpihak kepada kepentingan warga,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Serang, DPRD, distributor, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, Operasi Pasar Murah diharapkan mampu menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, menekan laju inflasi daerah, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Serang.***