Audiensi dengan Kajari, PWI Kabupaten Tangerang Perkokoh Sinergi Kelembagaan

TANGERANG – Membangun komunikasi yang konstruktif dengan institusi penegak hukum menjadi salah satu langkah strategis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang dalam mengawali kiprah kepengurusan masa bakti 2026–2029.

Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara organisasi profesi wartawan dan institusi kejaksaan dalam mendukung keterbukaan informasi, edukasi hukum, serta penguatan kualitas jurnalistik.

Audiensi tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran pengurus PWI untuk memperkenalkan arah kebijakan organisasi dan memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan selama tiga tahun ke depan.

Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Hendra Wijaya, mengatakan bahwa membangun hubungan kelembagaan yang harmonis dan produktif merupakan bagian penting dari upaya memperkuat peran organisasi di tengah dinamika perkembangan dunia pers.

“Melalui audiensi dan silaturahmi ini, kami ingin mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyampaikan program kerja PWI ke depan. Kami berharap komunikasi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dapat terus terjalin untuk mendukung terciptanya iklim jurnalistik yang profesional dan berintegritas,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, komunikasi antara insan pers dan aparat penegak hukum memiliki arti penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai fungsi, tanggung jawab, serta batas kewenangan masing-masing lembaga.

Terlebih, pers dan kejaksaan memiliki peran berbeda namun sama-sama bersentuhan dengan kepentingan publik. Pers menjalankan fungsi informasi dan kontrol sosial, sementara kejaksaan mengemban kewenangan dalam penegakan hukum.

Karena itu, hubungan kelembagaan yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada silaturahmi formal, melainkan berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Buka Ruang Kolaborasi dan Penguatan Profesionalisme

Dalam audiensi tersebut, PWI Kabupaten Tangerang turut menyampaikan sejumlah program prioritas, mulai dari peningkatan kompetensi wartawan, penguatan literasi media, edukasi hukum, hingga pembinaan etika dan wawasan kebangsaan.

Salah satu perhatian organisasi adalah menjaga kehormatan profesi jurnalistik dari praktik penyalahgunaan identitas wartawan, termasuk tindakan intimidasi maupun pemerasan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pers.

Hendra menegaskan, profesionalisme dan integritas merupakan fondasi utama yang harus dijaga setiap insan pers.

“Kami ingin profesi wartawan dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab. Jangan sampai ada pihak yang mengatasnamakan pers untuk melakukan tindakan yang merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap media,” katanya.

Di sisi lain, PWI juga memandang penting adanya pemahaman bersama terkait perlindungan kebebasan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dengan demikian, persoalan yang berkaitan dengan produk jurnalistik dapat ditempatkan dalam mekanisme penyelesaian yang tepat, tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.

Kajari Sambut Baik Kehadiran Pengurus PWI

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo, menyambut positif audiensi jajaran pengurus PWI Kabupaten Tangerang.

Wahyudi juga menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan PWI masa bakti 2026–2029, seraya berharap organisasi profesi wartawan tersebut terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PWI Kabupaten Tangerang masa bakti 2026–2029. Semoga kepengurusan ini dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wahyudi.

Ia menilai komunikasi yang baik antara kejaksaan dan organisasi pers perlu terus dibangun untuk mendukung terciptanya hubungan kelembagaan yang positif dan saling menghormati.

Wahyudi pun menyatakan kesiapan institusinya untuk bersinergi dengan PWI Kabupaten Tangerang dalam berbagai agenda yang sejalan dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Kami siap bersinergi dengan PWI Kabupaten Tangerang. Harapannya, komunikasi dan kerja sama yang terjalin dapat mendukung terciptanya iklim jurnalistik yang baik,” katanya.

Sambutan positif tersebut menjadi modal awal bagi PWI Kabupaten Tangerang untuk mengembangkan komunikasi kelembagaan yang lebih intensif dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

Melalui audiensi ini, kepengurusan PWI Kabupaten Tangerang periode 2026–2029 tidak hanya memperkenalkan wajah baru organisasi, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk membangun kemitraan yang produktif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pertemuan ini sekaligus menjadi pijakan awal untuk merawat hubungan kelembagaan yang saling menghormati, dengan tetap menempatkan independensi pers dan integritas penegakan hukum sebagai prinsip yang tidak dapat ditawar. ***

audiensiKajariPWI Kabupaten Tangerang
Comments (0)
Add Comment