Gelar RUPSLB Besok, PT KS Bakal Tambah Saham di Krakatau Posco Jadi 50 Persen

 

CILEGON – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, Kamis (19/5/2022).

Dalam rapat ini, hanya ada satu agenda yaitu pemegang saham menyetujui penambahan saham KRAS di perusahaan patungan PT Krakatau Posco (PTKP) menjadi 50 persen.

Berdasarkan data keterbukaan informasi publik Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini Krakatau Steel hanya mengempit 30 persen saham Krakatau Posco.

Sementara Pohang Iron and Steel Company (Posco) dari Korea Selatan menguasai 70 persen saham.

Manajemen menyebut, nilai atas rencana transaksi adalah sebesar USD 308 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun.

Dengan pelaksanaan rencana transaksi, KRAS akan memperoleh 422.800 saham baru Seri B dengan nilai nominal USD 516. Nilai untuk 422.800 saham baru Seri B adalah sebesar USD 218.164.800.

Kartini dprd serang

“Dengan diperolehnya saham baru Seri B tersebut, porsi kepemilikan saham perseroan di PTKP akan bertambah menjadi 50 persen dari sebelumnya sebesar 30 persen. Selisih antara nilai Rencana Transaksi dengan Nilai Penyetoran akan dikompensasi dalam bentuk kompensasi tunai dari PTKP sebesar USD 90 juta,” tulis manajemen KRAS dilansir dari Kumparan, Rabu (18/5/2022).

Rencana transaksi Rp 4,5 triliun juga merupakan bagian dari program restrukturisasi KRAS yang telah memperoleh dukungan dan persetujuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara melalui Surat Nomor S-313/MBU/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 Perihal Transaksi InKind Pabrik Hot Strip Mill#2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Manajemen menyebut, perubahan jumlah saham ini tidak berpotensi mengakibatkan terganggunya usaha PTKP dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:

1) Rencana Transaksi ini mendukung dan merupakan bagian sinergi dari Steel Cluster Road Map 10 juta ton.

2) Perseroan mendapatkan peningkatan kontribusi kinerja PTKP secara proporsional.

3) Perseroan dapat mengurangi beban keuangan atas pengalihan kewajiban utang pembayaran berdasarkan Pinjaman ECA.

4) Perseroan akan mendapatkan dana tunai sebesar USD 90 juta. (*/Red)

Polda