Aksi Spontanitas Ketua Karang Taruna Cilegon Bantu Korban Banjir
CILEGON – Karang Taruna Kota Cilegon turut turun tangan membantu warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Cilegon.
Bantuan diberikan setelah hujan deras yang mengguyur sejak malam hari menyebabkan beberapa kawasan permukiman di Kota Cilegon terendam banjir pada Sabtu (7/3/2026).
Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Edi Firmansyah, mengatakan pihaknya bergerak secara spontan setelah melihat kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang cukup tinggi.
Menurutnya, hujan yang berlangsung cukup lama membuat sejumlah titik di Kota Cilegon dilaporkan mengalami banjir hingga merendam rumah warga.
Edi menjelaskan bahwa pihaknya bersama sejumlah pengurus Karang Taruna langsung melakukan pemantauan ke beberapa titik banjir untuk mengetahui kondisi di lapangan.
“Hari ini kami dari pengurus Karang Taruna Kota Cilegon secara spontanitas turun langsung ke lapangan untuk meninjau titik banjir. Di Kecamatan Grogol, titik banjir berada di wilayah Masigit Kelurahan Kotasari serta Kelurahan Rawa Arum, tepatnya di Lingkungan Kruwuk,” ujarnya.
Pemberian bantuan diberikan bersama Walikota Cilegon, Robinsar, Dandim 0623 Cilegon dan Camat Grogol.
Ia mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan terdapat beberapa kawasan yang terdampak cukup parah akibat luapan air yang masuk ke lingkungan permukiman warga.
Menurut Edi, salah satu titik yang mengalami banjir paling parah berada di Lingkungan Kruwuk, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol.
Di lokasi tersebut, ketinggian air bahkan dilaporkan mencapai dada orang dewasa sehingga menyulitkan aktivitas warga.
Selain melakukan pemantauan, Karang Taruna juga berupaya membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan makanan.
“Hari ini kami juga mendistribusikan ratusan nasi untuk sahur sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak banjir. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga sekitar,” kata Edi.
Ia menambahkan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga yang kesulitan menyiapkan makanan akibat kondisi rumah yang masih terendam banjir.
Selain itu, Edi juga mengungkapkan bahwa pihaknya turut memantau dugaan penyebab banjir yang terjadi di sejumlah titik.
“Tujuan itu cari akar penyebab banjir, tujuan penanganan. Semalam walikota langsung telpon manajemen PT Lotte untuk cek dan perbaiki tanggul yang diduga jebol,” ujarnya.
Menurutnya, dugaan tanggul yang jebol di sekitar kawasan permukiman warga menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi banjir di wilayah tersebut.
Karang Taruna Kota Cilegon berharap penanganan banjir dapat segera dilakukan agar genangan air cepat surut dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal. (*/ARAS)

