APBD 2026 Siapkan Hampir Rp4 Miliar, Dinsos Cilegon Prediksi Data JSCSB Tembus 2.000 Warga
CILEGON – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon memprediksi jumlah penerima program Jaminan Sosial Cilegon Bermartabat (JSCSB) bakal menembus lebih dari 2.000 warga pada tahun 2026,.
Proyeksi tersebut meningkat dibanding realisasi tahun ini yang tercatat sekitar 1.743 penerima.
Kepala Dinsos Kota Cilegon, Damanhuri, mengatakan peningkatan jumlah penerima dipengaruhi memburuknya daya beli masyarakat dan bertambahnya kelompok rentan, terutama lansia yang masuk kategori tidak mampu.
“Total penerima diperkirakan tahun depan ada kenaikan. Namun hasil final tetap menunggu proses verifikasi, karena biasanya ada penerima yang meninggal atau tidak lagi memenuhi syarat,” ujarnya di Cilegon, Senin (17/11/2025).
Damanhuri menjelaskan, usulan anggaran untuk program bantuan sosial tahun 2025 melalui APBD mencapai hampir Rp4 miliar.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk beberapa program, di antaranya JSCSB, bantuan bagi lansia, penyandang disabilitas, serta bantuan anak yatim.
“Nah, karena bansos itu anggarannya dari transfer pusat dan APBD, harapan kami kepentingannya betul-betul untuk masyarakat tidak mampu,” katanya.
Ia menuturkan, tekanan ekonomi dan minimnya sumber penghasilan memicu meningkatnya permohonan bantuan sosial dari masyarakat.
“Imbasnya, banyak masyarakat yang tidak punya pekerjaan atau penghasilan ingin mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Tahun ini tercatat 1.743 penerima JSCSB, sementara penerima bantuan yatim mencapai 991 orang, dari total yang sebelumnya tercatat lebih dari seribu namun terkoreksi setelah verifikasi.
Untuk besaran bantuan, setiap penerima JSCSB mendapat Rp1 juta, sedangkan penerima bantuan yatim memperoleh Rp1,2 juta.
“Yah meski anggaran relatif jangkauan penerima pada tahun mendatang direncanakan mengalami penambahan sesuai kebutuhan dan hasil verifikasi di lapangan,” katanya.***


