ASDP Prediksi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan pada H-3 Lebaran
CILEGON – PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun 2026 akan terjadi pada H-3 hingga H-2 sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Prediksi tersebut disampaikan oleh Direktur ASDP, Heru Widodo, pada rapat bersama dengan Komisi V DPR-RI di Pelabuhan Merak, Kamis (12/3/2026)
Heru mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai proyeksi terhadap pergerakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
“Prediksi kami adalah akan terjadi puncak arus mudik itu di H-3 dan H-2. Lalu kemudian terjadi puncak arus balik itu di H+5 dan H+6,” kata Heru, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan proyeksi yang dilakukan, jumlah perjalanan kapal maupun pergerakan penumpang dan kendaraan pada musim mudik tahun 2026 ini diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Nah kemudian, untuk Lebaran kali ini, kami prediksi terjadi kenaikan, trip: 6%, penumpang: 9,4%, kendaraan: 9,3%,” ujarnya.
Heru juga menyebutkan total penumpang dan kendaraan yang diperkirakan akan menyeberang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai jutaan orang dan kendaraan.
“Dengan jumlah penumpang 5.829.760 dan kendaraan 1.474.832,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan di Pelabuhan Merak, ASDP bersama pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan skema pembagian pelabuhan berdasarkan jenis kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera.
“Merak hanya untuk pejalan kaki, kemudian golongan 4A sampai dengan golongan 6A, Ciwandan untuk kendaraan golongan 1 sampai dengan golongan 6B dan Bojonegara atau BBJ: Untuk golongan 6 sampai dengan golongan 9,” jelasnya.
Dengan pengaturan tersebut, diharapkan arus kendaraan dan penumpang selama masa mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta mengurangi potensi antrean panjang di kawasan pelabuhan. (*/ARAS)

