Wisata Anyer

Belum Dilantik, Pengurus DPK KNPI Citangkil Sambangi Warga Yang Sakit

Yanti mengatakan, asal muasal ibunya tebaring sakit itu gegara belasan tahun lalu ibunya di operasi usus buntu di rumah sakit yang ada di Serang. Namun operasi di duga gagal sehingga ibunya itu mengalami inpeksi dan terjadi pembengkakan dalam perutnya. Usut punya usut ternyata ususnya salah penempatan sehingga harus di operasi ulang.

“12 tahun lalu ibu saya menjalani operasi. Operasi pertama itu gagal, lalu selang seminggu ibu saya menjalani operasi kedua, Ibu saya agak mending. Akan tetapi semenjak itu penyakitnya sering kambuh dan klimaksnya pada tiga minggu lalu penyakitnya kambuh sehingga harus menjalani perawatan intensif kembali,” katanya.

“Usai menjalani perawatan satu minggu, Ibu saya diperbolehkan pulang. Namun anehnya badanya semakin gemuk kakinya semakin mengecil, terutama di bagian perut dan bahu sehingga Ibu saya tidak bisa berdiri dan hanya bisa terbaring di tempat tidur saja,” imbuhnya.

Kadang lanjut Yanti saking besar tubuhnya itu untuk bernapas agak sulit dan perlu alat bantu oksigen.

“Akibat tubuhnya semakin membesar, kadang orang tua saya kesulitan bernapas, sehingga perlu bantuan alat bantu oksigen. Doakan yah biar orang tua saya cepat sembuh dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” tutupnya. (*/Red/Rizal)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien