Beredar Kabar Seorang Anggota Polisi di Cilegon Tembak Anak Sendiri, Ini Kata Kapolres

 

CILEGON – Warga Cilegon dihebohkan dengan beredarnya informasi adanya seorang anggota kepolisian yang berdinas di Satpolairud Polres Cilegon yang tega menembak anaknya sendiri hingga terluka di bagian perut.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono tak menampik adanya seorang anak di bawah umur yang terluka akibat tembakan senjata api.

Namun menurutnya, bahwa hal itu terjadi bukan karena ditembak orang lain, melainkan karena adanya kelalaian dari korban.

“Kami perlu klarifikasi bahwa tidak benar ada anggota Polairud menembak anaknya dengan senpi dinas, itu tidak benar. Yang terjadi adalah karena ketidaktahuan, karena kelalaian si anak,” kata Sigit kepada awak media, Kamis 10 Februari 2022.

Berdasarkan hasil penyelidikan, ia menjelaskan, bahwa kejadian bermula saat salah seorang anggota Polairud menemukan sebuah benda mencurigakan berbentuk ballpoint pada Rabu 9 Februari 2022 di Pelabuhan Merak.

Kemudian, benda tersebut dibawa dan disimpan di atas kulkas di kediaman anggota tersebut.

“Jadi benda itu ditemukan ayahnya yang seorang anggota polisi, ketemu di Pelabuhan Merak. Karena bentuknya seperti pulpen lalu dibawa pulang, ditaruh atas lemari es,” terang Sigit.

“Jam 11 malam, si anak karena ketidaktauannya memainkan benda itu, terus meledak (menembak sendiri) mengenai bagian perut. Inisial korban T (16). Kami identifikasi benda tersebut sebagai pen-gun,” lanjutnya.

Meski begitu, Sigit menegaskan, bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut. Sementara, saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medika, Kota Cilegon akibat luka parah yang dideritanya.

“Kami masih dalami, karena saat ini korban masih dirawat, dan kebetulan terpapar Covid-19, sehingga kami agak kesulitan mewawancarainya lebih dalam,” tandasnya. (*/YS)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien