Bidang Aset dan Sekda Cilegon Bungkam Soal Gedung Kejaksaan yang Terbengkalai

Gerindra Nizar

CILEGON – Gedung yang rencananya bakal menjadi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon yang sudah berdiri hampir tiga tahun mangkrak tak berpenghuni.

Padahal Pemkot Cilegon telah menggelontorkan dana besar untuk membangun gedung dua lantai tersebut.

Bukan saja soal isu mistis yang menyelimuti bangunan yang berdiri kokoh di sisi Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kelurahan Kalitimbang, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon, namun juga kejelasan status bangunan dan hasil konstruksi yang sempat menjadi temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Fraksi serang
Fraksi

Menyikapi hal tersebut beberapa pihak yang berwenang mengurusi keberadaan aset ini, enggan berbicara tatkala dimintai komentar terkait status bangunan yang menelan kas daerah Rp 4 miliar di tahun anggaran 2014 lalu.

Kabid Aset Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon, Zaiz pun enggan berkomentar terkait kejelasan status bangunan yang kini kondisinya tampak kumuh tersebut.

“Waduh soal itu saya gak berani jawab, coba ke Pak Kaban (Kepala Badan-red) atau langsung ke bu Sekda aja,” ujarnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, ditemui di gedung DPRD Kota Cilegon Rabu (8/2/2017), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati, ketika dikonfirmasi juga enggan memberikan statement apapun berkaitan dengan gedung Kejari Cilegon itu. (*)

Gerindra kuswandi