Dampak Penambangan, Air Sumur Warga Gerem Cilegon Berubah Keruh dan Berlumpur

 

CILEGON – Keluhan warga terkait dampak aktivitas penambangan di wilayah hulu Kota Cilegon mulai bermunculan.

Salah satunya dialami warga Gerem yang mendapati air sumur bor miliknya berubah keruh dan bercampur lumpur.

Kondisi tersebut dijelaskan salah satu warga di Lingkungan Gerem, Kelurahan Gerem Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Terlihat air yang mengalir dari keran menuju bak penampungan berwarna cokelat pekat dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia memperlihatkan secara langsung kondisi air sumur bor di rumahnya yang sebelumnya diketahui jernih.

Warga menyebut perubahan kualitas air tersebut baru terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Air yang keluar dari keran tampak deras, namun warnanya menyerupai air sungai saat banjir, menandakan tercampurnya lumpur dan material tanah.

“Ini air sumur saya, yang dulunya jernih sekali. Walaupun dulu hujan banjir seperti apa pun, sumur bor saya tetap jernih,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

Nikmatullah menduga perubahan kondisi air sumur tersebut tidak lepas dari aktivitas penambangan yang berada di belakang tempat tinggalnya.

Menurutnya, sejak aktivitas penambangan itu berjalan, kualitas air tanah di lingkungan sekitar mengalami penurunan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Sekarang mah karena di atasnya ada penambangan, di hulunya ada penambangan, jadi airnya keruh begini, berlumpur,” imbuhnya.

Ia mengatakan kondisi tersebut sangat merugikan warga karena mengganggu akses terhadap air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan utama rumah tangga.

Akibat air yang tercemar, Nikmatullah mengaku harus berulang kali menguras bak penampungan karena air tidak dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Selain bak penampungan, ia juga menunjukkan kolam hias atau pancuran di halaman rumahnya yang kini dipenuhi air berlumpur dan berwarna cokelat.

“Tuh, airnya keruh sekali, cokelat. Saya harus menguras bak lagi ini, padahal air ini sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Nikmatullah berharap pihak berwenang segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas penambangan yang diduga menjadi penyebab pencemaran air tanah di wilayah Gerem. (*/ARAS)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien