Dari Marebot Jadi Aparat, Kisah Ghilal Najmi yang Sehari-hari Jadi Pembersih Masjid
CILEGON – Jalan hidup penuh pengabdian dijalani oleh M. Ghilal Najmi, pemuda asal Langon, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Pemuda yang selama ini aktif sebagai relawan komunitas Peduli Bersih Masjid dan Menara (PBMM) itu berhasil mewujudkan mimpinya menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.
Keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah.
Ghilal harus menempuh proses seleksi ketat selama dua bulan di Rindam Jaya, Jakarta.
Meski begitu, semangat pengabdiannya tak pernah pudar.
Saat menjalani tahapan seleksi, Ghilal memilih tinggal di salah satu masjid di Jakarta.
Bagi dirinya, masjid bukan hanya tempat singgah untuk beristirahat, tetapi juga ruang untuk terus berbuat kebaikan.
Selama hampir satu bulan, aktivitas sehari-harinya diisi dengan membersihkan dan merawat fasilitas ibadah.
Rutinitas itu sudah melekat padanya sejak bergabung dengan PBMM di Cilegon, dan tetap ia lakukan meski berada di tengah persiapan menjadi calon prajurit.
Ketulusan itu seakan berbuah manis. Setelah melewati serangkaian tes, Ghilal dinyatakan lulus dan resmi mengikuti pendidikan dasar kemiliteran.
Kini, ia menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada), sebuah pencapaian yang membanggakan bagi dirinya maupun masyarakat Cilegon.
Kisah perjalanannya menjadi inspirasi banyak orang. Dari aktivitas sederhana sebagai pembersih masjid, ia membuktikan bahwa pengabdian bisa diwujudkan dalam berbagai cara.
Kini, Ghilal mengawali langkah barunya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai prajurit muda TNI AD. (*/ARAS)
