Dewan Cilegon Ini Dorong Perusahaan Prioritaskan SDM Lokal
CILEGON – Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Demokrat, Muhamad Ibrohim Aswadi (MIA), mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kota Cilegon untuk lebih memprioritaskan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
Ia mendesak agar setidaknya 70% kuota penyerapan tenaga kerja diberikan kepada masyarakat Kota Cilegon.
Dalam pernyataannya, Ibrohim menyampaikan keprihatinannya terhadap ketidakproporsionalan antara besar investasi yang masuk ke Kota Cilegon dengan kontribusinya terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Ia menekankan perlunya perusahaan yang beroperasi di kota ini berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan SDM lokal.
“Investasi yang besar harus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat. Perusahaan-perusahaan di Kota Cilegon harus lebih aktif menyerap atau memberdayakan tenaga kerja lokal. Saya mendesak agar setidaknya 70% dari tenaga kerja di perusahaan-perusahaan ini berasal dari masyarakat Kota Cilegon,” ungkap Ibrohim saat diwawancarai pada Selasa (5/12/2023).

Legislator yang mewakili daerah pemilihan Ciwandan – Citangkil ini percaya bahwa dengan memberdayakan tenaga kerja lokal, investasi dapat memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat setempat.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kualitas hidup masyarakat Kota Cilegon.
“Masyarakat Cilegon tidak boleh hanya menjadi penonton di rumah dan tanah kelahirannya sendiri. Perusahaan harus aktif terlibat dalam mengangkat kualitas dan kesejahteraan masyarakat lokal. Investasi yang besar harus berdampak positif, bukan hanya pada perusahaan itu sendiri, tetapi juga pada lingkungan sekitar,” tambahnya.
Ibrohim melihat bahwa kualitas tenaga kerja lokal tidak kalah dengan tenaga kerja dari luar daerah.
Namun, ia menyoroti perlunya memberikan pelatihan dan pendidikan tambahan kepada generasi muda yang baru lulus, agar mereka memiliki keterampilan tambahan sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kita memiliki sumber daya manusia lokal yang berkualitas. Namun, kita perlu terus memberikan pelatihan dan pendidikan tambahan untuk meningkatkan keterampilan mereka. Pemerintah daerah dan perusahaan dapat berperan dalam menyediakan pelatihan melalui lembaga-lembaga seperti Balai Latihan Kerja (BLK) atau program magang di industri,” jelas Ibrohim.
Dengan langkah-langkah ini, Ibrohim berharap bahwa investasi di Kota Cilegon tidak hanya menguntungkan pihak perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat. (*/Hery)


