Dinilai Tak Sopan, Warga Keluhkan Juru Parkir di Taman Layak Anak Cilegon

 

CILEGON – Sejumlah warga mengeluhkan sikap tidak sopan dari seorang juru parkir di kawasan Taman Layak Anak Kota Cilegon, tepatnya di sekitar halte dan Landmark Cilegon.

Juru parkir yang disebut memiliki ciri-ciri bertubuh tinggi, kurus, serta bertato hingga ke wajah itu dinilai kerap bersikap kurang baik terhadap pengunjung yang datang untuk bermain maupun berbelanja di gerobak UMKM sekitar lokasi.

Keluhan salah satunya disampaikan Sapta. Ia merasa heran dengan perilaku juru parkir tersebut ketika sedang nongkrong bersama temannya di lokasi.

Saat itu, kondisi kakinya sedang sakit karena sebuah insiden. Ia meminta bantuan juru parkir untuk menarik sepeda motornya.

Namun, motor justru ditarik dengan kasar hingga membuat kakinya terpaksa menahan agar tidak jatuh.

“Nariknya malah kenceng, refleks kaki kiri nahan motor biar enggak jatuh. Si tukang parkirnya malah nyerocos enggak jelas sambil ninggalin motor yang saya bawa,” keluh Sapta kepada  Fakta Banten, Rabu,(3/9/2025).

Ia menegaskan bahwa permintaan bantuan wajar dilakukan, apalagi ia juga membayar jasa parkir.

“Wajar dong kalau minta tolong, kan saya bayar juga. Kalau motor aja kita yang ngeluarin terus dia kerjanya apa,” tambahnya.

Menurutnya, keberadaan juru parkir di lokasi bukan masalah, terlebih area tersebut kerap menjadi tempat nongkrong anak muda di malam hari.

Hanya saja, ia berharap ada inisiatif membantu pengendara yang hendak keluar.

“Di sebelah sana (dekat halte arah DPRD), tukang parkirnya enak. Bayar atau enggak bayar, masih tetap sopan dan suka bantuin motor yang mau keluar,” ungkapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Mulyana. Ia menilai juru parkir tersebut kerap bersikap tidak sopan bahkan terkesan memaksa.

“Iya emang rese dia mah kayak maksa, pernah saya mau jajan sama temen. Beres jajan terus dikejar, padahal saya masih di motor,” ujarnya. (*/Ika)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien