Iklan Banner

Forum Pengurangan Resiko Bencana Cilegon Edukasi Pelajar tentang Kesiapsiagaan Bencana

DPRD Kota Serang HPN

 

CILEGON – Kota Cilegon sebagai kawasan industri dengan fasilitas vital nasional dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap potensi bencana alam, khususnya gempa bumi.

Kondisi tersebut mendorong Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Cilegon bersama PLN Peduli menggelar edukasi Sekolah Siaga Bencana di SMPN 9 Kota Cilegon, Senin (22/12/2025).

Kegiatan mitigasi bencana tersebut diikuti ratusan pelajar dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan sejak dini dalam menghadapi potensi ancaman gempa bumi di wilayah Cilegon.

Pengurus FPRB Kota Cilegon, Nur Irwantoro, mengatakan edukasi kebencanaan sangat penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan para pelajar dalam menghadapi risiko bencana, sekaligus memberikan pemahaman langkah mitigasi guna meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.

“Kita masih ingat tujuh tahun lalu, wilayah tetangga kita terdampak tsunami akibat longsoran Gunung Anak Krakatau. Peristiwa ini harus menjadi kewaspadaan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai kota industri, Cilegon memiliki kerentanan tersendiri terhadap bencana.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Isu potensi gempa megathrust dengan kekuatan hingga 8,7 skala Richter harus disikapi dengan kesiapsiagaan yang matang.

Menurutnya, FPRB memiliki tanggung jawab moral untuk terus melakukan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

“Kami berharap para pelajar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menjadi generasi yang siap, aman, serta siaga bencana,” katanya.

Kepala SMPN 9 Kota Cilegon, Muntahanah, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menilai informasi kebencanaan perlu dipahami secara menyeluruh oleh peserta didik, terlebih lokasi sekolah berada di kawasan industri kimia.

“Letak SMPN 9 berada di tengah-tengah industri kimia, sehingga edukasi seperti ini sangat penting. Semoga ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan PLN Kota Cilegon, Tito, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Program ini merupakan mandat dari PLN pusat. Karena memiliki agenda yang sejalan dengan FPRB, maka kami berkolaborasi,” pungkasnya.***

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien