Jalanan Cilegon Terus Macet dan Tetap Semrawut Dikepung Truk Tambang
CILEGON – Kebijakan pengaturan jam operasional truk tambang di Kota Cilegon ternyata tak mengubah situasi kesemrawutan di jalanan Kota Cilegon.
Sebagian masyarakat menilai apa yang digaungkan pemerintah, tidak lebih dari sebatas omon-omon.
Faktanya, hingga kini jalanan tetap macet, semrawut, dan dikuasai truk tambang setiap pagi hingga sore.
Padahal, sebelumnya Polres Cilegon bersama Pemkot sudah sepakat membatasi jam operasional kendaraan tambang di jam sibuk.
Namun pantauan di lapangan, Jumat (24/10/2025) sore, menunjukkan hal sebaliknya. Jalan utama Cilegon tepatnya arah Bojonegara–Puloampel tampak padat membuat macet.
Barisan truk tambang masih mendominasi, membuat arus lalu-lintas tersendat parah.
Beberapa petugas kepolisian memang terlihat berjaga di titik rawan kemacetan, tapi kehadiran mereka nyaris tak berpengaruh. Kemacetan tetap tak terbendung.
Seorang pengendara motor, Aris, mengaku jengah dengan kondisi tersebut.
“Sama aja, mau gimana pun tetap macet. Setiap hari saya berangkat dan pulang kerja, truk-truk itu masih saja berseliweran bikin jalan padat,” keluhnya.
Hal senada diungkapkan Ridwan, warga lainnya yang menilai kebijakan itu hanya sebatas wacana tanpa pengawasan nyata.
“Katanya dibatasi jam operasional, tapi nyatanya di lapangan gak ada perubahan. Truk tambang tetap bebas lewat kapan saja,” ujarnya. (*/Nandi)
