Khatam Qur’an 5 Kali Selama Ramadhan, DKM Al Furqon Palas Gelar Tasyakuran

Hut bhayangkara

CILEGON – Hampir sebulan Ramadhan penuh, DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Al-Furqon Palas, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon intensif setiap malam menjalani tradisi Mikran (Taddarus Qur’an), dan pada Malam Jum’at (22/6/2017) ini setelah mengkhatamkan Al-Qur’an yang ke 5 kali, para jamaah Mikran melakukan do’a dan tasyakuran.

Tradisi Mikran yang masih terjaga dan terus dilestarikan oleh masyarakat Cilegon, seperti halnya di Kampung Palas ini yang pada Ramadhan Tahun ini lebih hidup mengisi malam Ramadhan dengan bisa lebih banyak mengkhatamkan Al Qur’an dan mengisi tradisi keagamaan lainnya di bulan Suci Ramadhan.

“Alhamdulillah, Ramadhan khatamnya naik bisa 5 kali khatam, bahkan dalam tradisi (keagamaan) Taqobbalan dimana sudah jarang ada di Kampung lain kita masih menjaganya setiap ba’da Tarawih,” ujar Ustadz Rosihin, Ketua DKM Masjid Al-Furqon, Palas.

Dan untuk menyemangati para pemuda, masyarakat Palas melalui tokoh masyarakatnya terus ‘ngemong’ menyemangatinya dengan memberikan sarung kepada setiap pemuda yang ikut Mikran di Masjid, bahkan karena banyaknya donatur yang simpatik, pada puncak acara tasyakuran juga diadakan bacakan Nasi Samin, makanan tradisional yang sudah langka ini, dimana konon menu ini dulu merupakan hidangan istimewa di era Kesultanan Banten.

Loading...

Dan alhamdulillah Fakta Banten pun malam ini turut menikmati keistimewaan Nasi Samin bersama-sama duduk melingkar layaknya santri di Ponpes Salafi. Subhanallah, sungguh terasa bulan Ramadhan bulan penuh berkah dan keistimewaan.

“Setiap tahun kita kasih sarung bagi yang ikut Mikran, sebagai bonus karena tahun ini bisa khatam 5 kali kita ajak bacakan Nasi Samin,” ujar Sobri, Tokoh masyarakat Palas, kepada Fakta Banten.

Dalam pantauan Fakta Banten di Masjid Jami’Al Furqon Palas malam tadi, acara Tasyakuran Khotmil Qur’an ini selain tampak jajaran pengurus DKM, para pemuda yang mengisi Mikran, juga dihadiri oleh Kyai dan Ustad serta para sesepuh Kampung setempat, bahkan juga tampak hadir Ketua PCNU Kota Cilegon KH Hifdulloh, dan pejabat Pemkot Cilegon, Kabid PPUD Satpol PP Cilegon Sofan Maksudi.

Semoga tradisi Mikran pada tahun-tahun berikutnya masih terus bisa dipertahankan dan dilestarikan di Kota Santri ini. Aamiin. (*)

Ks rc
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien