Iklan Banner

Lahan Akan Disulap Jadi Taman Hijau, Krakatau Steel Tertibkan Bangunan Liar

DPRD Kota Serang HPN

 

 

CILEGON – Puluhan bangunan semi permanen yang berdiri di atas lahan milik PT Krakatau Steel (KS) di kawasan belakang Mapolres Cilegon ditertibkan, Sabtu (12/7/2025).

Penertiban ini merupakan tindak lanjut dari keluhan warga terkait maraknya aktivitas penyakit masyarakat di lokasi tersebut.

Manajer General Affair PT Krakatau Steel, Iim Firmansyah, menjelaskan bahwa penertiban ini berangkat dari aspirasi warga yang merasa resah dengan kondisi lingkungan yang semakin tidak terkontrol dan kumuh.

“Awalnya memang aspirasi dari warga, setelah itu kami juga lakukan sidak bersama pihak Kelurahan dan kecamatan,” ungkap Iim.

Dari hasil pendataan yang dilakukan sejak April lalu, terdapat sekitar 40 bangunan yang berdiri di area tersebut.

Sejak setelah Idul Fitri, pihak PT KS telah melakukan sosialisasi secara bertahap melalui tiga kali pemberitahuan (teguran).

Meski batas waktu yang disepakati adalah dua minggu pasca Idul Adha, pihak perusahaan tetap memberi kelonggaran hingga akhirnya dilakukan penertiban hari ini.

“Kami sudah mulai sosialisasi sejak April. Ada proses pemberitahuan satu, dua, dan tiga. Kami juga beri waktu cukup panjang agar mereka bisa bersiap,” terangnya.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Iim menambahkan, lokasi tersebut sejatinya merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang seharusnya bebas dari bangunan.

Oleh karena itu, setelah dibersihkan, lahan ini rencananya akan dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai RTH, bahkan kemungkinan akan dijadikan taman terbuka untuk masyarakat.

“Fungsinya adalah ruang terbuka hijau. Jadi yang paling tepat ya dibikin taman,” ujarnya.

Terkait relokasi bagi para penghuni terdampak, PT KS Grup telah menyiapkan solusi dengan menyediakan tempat usaha di kawasan Kerenceng.

Koordinasi dilakukan bersama Koperasi Pedagang Kerenceng (Kopdaka), di mana para pedagang dijanjikan bebas biaya selama dua bulan pertama.

“Mereka bisa menempati tempat di Kerenceng. Saat mediasi bulan Juni, pengurus koperasi menyanggupi dua bulan gratis,” jelas Iim.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Al-Hadid sekaligus tokoh masyarakat setempat, Tb Romli Siyaf Lazir, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas namun solutif yang dilakukan PT Krakatau Steel bersama aparat dan instansi terkait.

“Terima kasih kepada Satpol PP, Kepolisian, TNI, dan Krakatau Steel. Karena kita tidak ingin Cilegon menjadi kumuh, apalagi ini letaknya di belakang Polres,” kata Romli.

Ia pun menyambut baik rencana pengembangan lahan menjadi taman atau jalur hijau yang menurutnya sejalan dengan upaya mempercantik kota.

“Yang tadinya kumuh, insyaallah akan jadi indah. Ini sesuai dengan slogan ‘Cilegon Juare’ dari Wali Kota sekarang,” tutupnya. (*/Ika)

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien