Lurah dan Masyarakat Cilegon Akui Puas dengan Layanan Internet Publik oleh Awinet
CILEGON – Layanan akses internet gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kota Cilegon di 10 titik lingkungan setiap kelurahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kualitas layanan internet publik yang menjadi bagian dari program Smart City ini, setelah bekerjasama dengan provider Awinet, diakui menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Ketua Paguyuban Lurah se-Kota Cilegon, Hairul Amri, layanan internet Awinet saat ini berhasil memberikan kepuasan kepada masyarakat jika dibandingkan dengan provider sebelumnya.
“Saya mendapatkan laporan dari lurah-lurah se-Kota Cilegon, sejak layanan internet publik ditangani oleh Awinet ini, ternyata masyarakatnya mengaku lebih puas dan tidak banyak kendala. Signalnya lebih bagus dan lebih stabil dari pada provider yang lama,” ungkap pria yang akrab disapa Lurah Heru ini.
Lurah Heru yang bertugas di Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan ini, mengaku komunikasi layanan dengan Awinet lebih cepat respon dan memiliki sistem yang profesional.
“Costumer service Awinet ketika disampaikan laporan ada kendala di lapangan, selalu merespon baik dan cepat tanggap. Ketika harus ada perbaikan, tim teknisi dari Awinet ini selalu cepat datang ke lokasi, paling lambat satu jam setelah ada laporan sudah datang, bahkan malam hari juga teknisi Awinet mereka mau melakukan penanganan kalau ada masalah,” jelas Heru.
“Kondisi ini sangat memuaskan warga dan tentunya lebih baik kan. Beda banget sewaktu kita dengan provider yang lama, layanannya sangat lambat bahkan bisa berhari-hari jaringan internet putus juga tidak ditangani. Waktu itu warga sering ngeluh dan komplain ke lurah, kalau sekarang dengan Awinet warga mengaku puas,” imbuhnya.
Sekretaris Paguyuban Lurah, Suherman, juga mengungkapkan keterangan yang sama soal kepuasannya terhadap layanan Awinet.
“Dengan Awinet ini sistem laporan kalau ada kendala sudah dikelola masing-masing penanggungjawabnya. Dengan Awinet ini kita membuat sistem di setiap titik lokasi wifi publik ada koordinatornya, jadi kalau setiap ada kendala gak harus Kelurahan yang laporan ke provider, laporannya langsung mereka dan cepat ditangani,” ujar Suherman menambahkan.
Lurah Ciwedus ini juga mengakui kerjasama dengan Awinet memiliki keuntungan lainnya, seperti menyesuaikan dengan skema penganggaran Pemerintah.
“Kalau dengan provider yang lama, kita satu hari atau satu jam aja telat bayar, jaringan internet udah putus, sistemnya kaku dan memberatkan kami pihak kelurahan dan merugikan warga. Tapi dengan Awinet ini, mereka bisa toleransi soal pembayaran, walaupun kelurahan belum bayar internet publik tidak pernah putus nyambung terus,” ungkap Suherman.
“Kadang-kadang kan kalau anggaran di Pemerintah itu ada aja keterlambatan turunnya dari kas daerah, apalagi seperti awal tahun Januari – Februari, ini kan memang sudah biasa. Kalau dengan provider lama gak bisa kita dapat toleransi, telat bayar ya kena denda, internet udah diputus lagi. Kalau Awinet ini kita bersyukur selalu pelayanan prima dan memberi fasilitas terbaik untuk warga,” imbuhnya.
Suherman dan beberapa kelurahan lain, mengaku sudah lebih dulu menggunakan layanan Awinet bahkan sejak tahun 2023.
“Jadi layanan Awinet ini awalnya tahun 2022 dan 2023 baru di beberapa kelurahan aja yang udah kerjasama, karena citra layanannya bagus dan memuaskan, antar lurah-lurah saling cerita, akhirnya yang lain se-Cilegon juga tertarik beralih dari Indihome ke Awinet,” tegas Herman.
Mulyadi, Lurah Masigit, juga mengakui bahwa kerjasama layanan internet dengan Awinet ini menjadikan program Smart City berjalan efektif dan maksimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Anggaran dari pemerintah untuk internet publik baru mulai dengan Awinet ini kita bisa maksimal dapat manfaatnya,” ujar Mulyadi.
“Di era digital ini, Pemerintah Kota Cilegon ingin masyarakat adaptif dengan teknologi di semua sektor, pendidikan, UMKM dan lainnya. Karena itu penyedia layanannya harus yang terbaik, kali ini kami serta masyarakat merasa puas dengan layanan dari Awinet ini,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, provider Awinet untuk mendukung dan melengkapi program Smart City Pemerintah Kota Cilegon, mereka berencana akan memberikan bantuan fasilitas berupa CCTV publik secara gratis di 2 titik setiap kelurahan.
Noval Tiawan, salah satu tim manajemen provider Awinet mengaku fasilitas CCTV di setiap lingkungan akan diberikan secara gratis sebagai kontribusi Awinet untuk membantu masyarakat.
Lebih lanjut Noval menyampaikan, fasilitas CCTV dari Awinet di setiap Kelurahan akan terintegrasi dengan aplikasi Inter-C milik Pemerintah Kota Cilegon.
Diketahui, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kominfo akhir tahun 2023 lalu meluncurkan Aplikasi Informasi Terbaru Cilegon (Inter-C).
Inovasi itu, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Cilegon dalam mendapatkan informasi utamanya yang berkaitan dengan pelayanan publik, titik wifi area publik, Closed Circuit Television (CCTV) dan lainnya.
“Kita dari Awinet ingin membantu mendorong program tersebut dengan memberikan CSR atas kerjasama yang telah terjalin dengan menyiapkan CCTV dua titik di setiap Kelurahan. Kita juga siap menerima saran dan masukan terkait dengan layanan kami untuk kepentingan terwujudnya program Smart City di Kota Cilegon,” ujar Noval.
Terkait kecepatan jaringan internet publik, Noval menyebut kerjasama Awinet dengan kelurahan menggunakan paket layanan up to 50 Mbps. Meski begitu, aktualnya Awinet memberikan lebih hingga 70 Mbps untuk lebih membantu memfasilitasi kebutuhan masyarakat.
Adapun titik-titik wifi publik yang tersedia di setiap Kelurahan itu sejauh ini sebanyak 10 titik antara lain, Posyandu, sekolah, lingkungan warga dan titik-titik lainnya sesuai kebutuhan di wilayah Kelurahan masing-masing. (*/Rijal)
