Momentum Sumpah Pemuda, PII Kota Cilegon Ingatkan Jangan Ada Diskriminasi
CILEGON – Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-94 dan jatuh pada tanggal 28 Oktober 2022, Pengurus Daerah (PD) Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Cilegon menghimbau kepada seluruh pemuda agar menerapkan 3 ikrar yang tercantum dalam Ikrar Sumpah Pemuda.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PD PII Kota Cilegon saat memperingati Hari Sumpah Pemuda pada Sabtu (29/10/2022).
“Kemarin merupakan peringatan hari sumpah pemuda yang ke-94. Sumpah pemuda sendiri merupakan keputusan kongres pemuda yang kedua. Dalam momentum sumpah pemuda ini, kami mengingatkan kepada pemuda khususnya pemuda yang ada di Kota Cilegon untuk menerapkan ikrar sumpah pemuda yang ada,” kata Adi Gustiadi selaku Ketua Umum PD PII Kota Cilegon.
Dijelaskan olehnya, tiga point dalam Ikrar Sumpah Pemuda harus ditanamkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari para pemuda yang dimana pemuda sebagai tonggak dan generasi penerus bangsa.
Ikrar Sumpah Pemuda sendiri berbunyi :
1. Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
3. Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahas persatuan, bahasa Indonesia.
“Hanya mengingatkan kepada para pemuda untuk menerapkan 3 poin sumpah pemuda untuk bersatu dan tidak membedakan antar ras atau golongan. Dan jangan sampai adanya diskriminasi diantara pemuda generasi penerus bangsa,” jelas Adi Gustiadi.
Menurutnya, Ikrar sumpah pemuda sangat penting untuk diterapkan, supaya kehidupan masyarakat Indonesia ini menjadi satu tanpa adanya diskriminasi.
“Jika menerapkan tiga point tersebut maka sembonyan bangsa Indonesia yang berbunyi Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi tetap satu jua dapat terwujud,” ungkapnya. (*/Hery)
