Nenek Asal Cilegon Jadi Korban Perampokan Dibuang ke Serang, Perhiasan Emas 160 Gram Dirampas
CILEGON – Aksi perampokan menimpa seorang wanita lanjut usia asal Kota Cilegon.
Korban bernama Julehah (72) warga Lingkungan Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang.
Korban harus kehilangan perhiasan emas seberat 160 gram setelah dirampas paksa orang tak dikenal (OTK), Selasa, (9/9/2025).
Peristiwa itu bermula saat korban baru saja membeli mie di sekitar lingkungannya.
Tiba-tiba seorang pria tak dikenal mendekatinya dan menanyakan soal tanah yang dimiliki korban.
Tak lama kemudian, korban dibawa masuk ke mobil berwarna putih dan diarahkan menuju Serang.
“Di perjalanan, perhiasan gelang, kalung, dan cincin dirampas paksa. Ibu juga diancam akan dibunuh kalau melawan,” ungkap Julehah saat ditemui di rumahnya.
Selain kehilangan perhiasan, korban juga mengalami tindak kekerasan. Korban ditendang keluar dari mobil oleh pelaku hingga terjatuh di sekitar Kompleks Perumahan dekat Taman Kopassus, Kota Serang.
“Bagian belakang sakit karena jatuh, sandal sama tongkat ibu masih di mobil. Waktu ibu nangis ada orang yang nolong, terus dianterin ke warung anak,” terangnya.
Arif, saksi yang menolong korban, mengaku menemukan Julehah dalam kondisi lemah di dekat selokan Perumahan Taman Asri.
“Saya nganterin disaksikan warga sekitar. Sebenarnya takut juga disalahkan, tapi hati saya yakin karena niat menolong,” kata Arif.
Pihak keluarga memastikan akan segera melaporkan kejadian ini ke polisi.
Mereka berharap aparat segera mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku. (*/Ika)

