Penantian Puluhan Tahun, Warga Watu Lawang Cilegon Kini Tidak Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

CILEGON– Pemerintah Kota Cilegon telah meresmikan sarana air bersih berupa sumur bor dan bak penampungan air bersih di lingkungan Watu Lawang Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (21/12/2022).
Sebelumnya warga Lingkungan Watu Lawang sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari terlebih saat musim kemarau tiba.
Selama puluhan tahun warga hanya mengandalkan air hujan dan air sungai untuk memenuhi kebutuhannya seperti mencuci pakaian dan mandi.
Bahkan warga harus menempuh jarak 1km untuk mendapatkan sumber air bersih di sungai lalu memanggulnya untuk membawa air sampai ke rumah.
Berkat kontribusi 30 instansi, akhirnya kini warga lebih mudah mendapatkan sumber air bersih yang melimpah.
Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan upaya mewujudkan cita-cita warga Watu Lawang tidak lepas dari peranan industri dan instansi lainnya yang berkontribusi dalam menyediakan air bersih bagi warga.
“Air merupakan hal terpenting dalam kehidupan, tubuh kita Adalah 70% air oleh karena itu air bersih menjadi hal penting bagi kita semuanya,” ungkap Helldy.

Helldy juga bersyukur penantian panjang warga Watu Lawang dapat direalisasikan dengan kerja keras semua pihak.
“Sebelum Indonesia merdeka belum ada air sebanyak ini di Watu Lawang, oleh karena itu atas nama pemerintah kota Cilegon mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh tim yang telah mewujudkan air di watu Lawang untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon,” paparnya.
Ditempat yang sama, Lurah Gerem Rahmadi Ramidin mengungkapkan terdapat 3 bak penampungan air bersih yang disupplai ke 6 titik watertorn sebelum disalurkan di Lingkungan Watu Lawang dan sekitarnya.
“Konsepnya yaitu dari bak penampungan itu kita supplai ke 6 titik watertorn jadi ada kurang lebih 2 lingkungan yang disalurkan yakni Pasir Kelapa dan di Watu Lawang,” ujarnya.
Rahmidin berharap warga penerima manfaat dapat menjaga fasilitas yang sudah diberikan pemerintah agar nilai kebermanfaatan bisa sampai jangka panjang.
“Dari sisi Pemerintah sudah berupaya dengan bantuan industri yang ada, harapan kita dengan berhasilnya atau selesainya sarana air bersih ini kedepan masyarakat bisa menjaga lebih baik lagi agar kebermanfaatannh bisa dalam waktu jangka panjang,” harapnya.
Sementara itu, Tarmizi salah seorang warga Watu Lawang mengungkapkan rasa senang karena dirinya kini tidak lagi berjalan sejauh 1 km untuk mendapatkan air bersih.
“Sebelum adanya bak ini susah untuk mendapatkan air bersih, Alhamdulillah bersyukur kepada pemerintah kota Cilegon dan kepada donatur yang telah membantu,” pungkasnya. (*/Nas)

