PLN Pusharlis dan BMM Lanjutkan Kampung Berdaya, Dorong Kemandirian Warga Suralaya Cilegon 

 

CILEGON – Program Kampung Berdaya hasil kolaborasi PT PLN Pusharlis dan Baitul Maal Muamalat (BMM) telah satu tahun berjalan di Kelurahan Suralaya, Cilegon.

Program ini mendukung 20 penerima manfaat melalui pengembangan UMKM, pengelolaan food court, dan bank sampah.

Manager Unit Pelaksana Produksi dan Workshop I PLN Pusharlis, Haryadi, menyebut program akan terus berlanjut meski penuh tantangan.

“Tahun ke-2 ini akan penuh tantangan. Namun program ini akan tetap hadir, dibantu oleh BMM sampai tahun depan untuk mendampingi Bapak Ibu semua dalam pengelolaan food court dan bank sampah,” ujarnya, Selasa, (27/5/2025).

Ia juga menilai program ini sebagai solusi pengurangan pengangguran di Cilegon.

“Program ini terus mengalami peningkatan dan perbaikan, didorong oleh masukan dari para penerima manfaat. Kampung Berdaya ini kami harapkan tidak berhenti hanya satu atau dua tahun ke depan,”jelasnya

Haryadi berharap masyarakat dapat mandiri dan komunitas lokal makin kuat dan mampu menjalankan program Kampung Berdaya secara mandiri dan mampu direplikasi oleh kelompok atau komunitas masyarakat lainnya.

“Harapannya, ke depan masyarakat makin mandiri, tidak bergantung pada pihak lain. Bu Lurah bisa menggerakkan dan mensupport komunitas di sini. Semua punya peran. Saya harap edukasi tetap berjalan dan pertumbuhan komunitas terus meningkat,” tuturnya.

Direktur Penghimpunan dan Jaringan Penyaluran BMM, Betsy E. Jiesral, mengajak semua pihak untuk terlibat aktif.

“Semua memiliki peran untuk mendukung upaya ini. Pemberdayaan harus didukung semua pihak, baik dunia usaha, lembaga amil, maupun pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi warga penting untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Program pemberdayaan adalah salah satu solusi untuk memberdayakan masyarakat yang belum memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri Cilegon yang padat teknologi, termasuk kelompok perempuan,” tambahnya.

Lurah Suralaya, Sarmanah, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dan kolaborasi lintas pihak dalam menyukseskan Program Kampung Berdaya di wilayahnya.

Ia menilai, program yang telah berjalan selama satu tahun ini perlu didukung oleh semangat juang dan komitmen nyata dari para penerima manfaat agar dampaknya benar-benar terasa dalam peningkatan ekonomi warga.

“Percepatan pembangunan perekonomian melalui UMKM bisa dikolaborasi melalui program Kampung Berdaya,” ujar Sarmanah.

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun dalam program ini telah menjadi salah satu penggerak percepatan pembangunan ekonomi lokal.

Namun demikian, ia menekankan bahwa tantangan ke depan justru terletak pada kesiapan dan kemauan masyarakat untuk berproses serta meningkatkan kapasitas diri.

“Ada kolaborasi dalam bentuk ini bisa membuat kita lebih cepat dalam program Kampung Berdaya ini, sekarang persoalannya adalah mencari SDM penggerak.” lanjutnya.

Ia juga mengkritisi lemahnya semangat sebagian warga dalam memanfaatkan peluang yang telah difasilitasi melalui program.

Menurutnya, tanpa tekad kuat dan kesungguhan, potensi pemberdayaan tidak akan optimal.

“Jangan ada picisnya semangat, bagaimana dengan modal sekecil mungkin semangat, masyarakat malas untuk berproses, malas untuk berkembang,” tegasnya.

Lebih jauh, Sarmanah meminta para penerima manfaat agar serius menjalani peran sebagai pelaku usaha. Ia berharap program ini benar-benar memberi perubahan nyata dalam kehidupan ekonomi warga, bukan sekadar menjadi proyek jangka pendek.

“Yang mendapatkan penerima manfaat ini serius benar-benar sebagai pelaku usaha bener-bener, meningkatkan ekonomi masyarakat.”

Ia juga mendorong peningkatan komunikasi dan koordinasi antar semua pihak yang terlibat agar pelaksanaan program di tahun kedua lebih berwarna dan berdampak.

“Jangan disia-siakan, program ini kalau kita tekuni bisa bermanfaat, supaya koordinasi komunikasi berjalan dengan baik, kita harus sharing, tahun kemarin kurang berwarna.”

“Tahun ke dua kita mulai keluar menunjukan aksi, mudah-mudahan tahun kedua semakin greget,” tutupnya. (*/ARAS)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien