Sebut Pelantikan KNPI Cilegon Cacat Moral, HMI: Persatuan Hanya Slogan Kosong
CILEGON — Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon, Tb Rizki Andika, melontarkan kritik keras terhadap pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Cilegon yang digelar baru-baru ini.
Ia menilai proses pelantikan tersebut tidak representatif dan menciderai marwah organisasi kepemudaan di daerah.
Menurut Tb Rizki Andika, pelantikan itu sarat kepentingan dan jauh dari nilai persatuan yang selama ini diklaim oleh KNPI.
“Persatuan yang mereka gembar-gemborkan hanyalah slogan kosong. Tidak ada itikad baik, tidak ada komitmen. Polarisasi OKP justru dipelihara, bukan disatukan,” tegasnya, Sabtu (6/12/2025).
Ia menyoroti absennya organisasi Cipayung Plus dan berbagai elemen mahasiswa dalam proses pembentukan hingga pelantikan pengurus.
Hal tersebut dinilainya sebagai bukti bahwa KNPI semakin menjauh dari jati diri dan tujuan awal pendiriannya.
“Ruh KNPI sudah hilang. KNPI bukan lagi wadah berhimpun pemuda, tapi berubah menjadi kuda politik penguasa. Pemuda hanya dijadikan dekorasi, bukan subjek perubahan.” ujarnya.
Tb Rizki Andika menegaskan, tidak dilibatkannya unsur gerakan mahasiswa dan OKP besar menunjukkan kemunduran dan pengkhianatan terhadap sejarah panjang KNPI yang seharusnya menjadi ruang dialog, kreativitas, dan kolaborasi lintas organisasi pemuda.
HMI Cabang Cilegon dengan tegas menolak segala bentuk konsolidasi semu yang hanya menguntungkan kelompok tertentu dan mengabaikan peran strategis pemuda.
“Jika KNPI masih dijalankan dengan model elitis dan eksklusif seperti ini, maka jangan salahkan ketika pemuda tidak lagi menghormati lembaga tersebut. KNPI harus kembali ke khittah, atau akan ditinggalkan oleh generasi muda.” imbuhnya. ***

